Pontianak, PilarAktual.Com – PT Jasa Raharja menggelar Coffee Morning bersama media di Aming Coffee Pontianak, Kepala Cabang Jasa Raharja Kalimantan Barat, Panji Akbar NB, SE, MM, AAAIK, PIA, serta jajaran turut hadir dalam giat tersebut. Jumat (1/11).
Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan memperkuat sinergi dengan media di Kalimantan Barat, dimana disampaikan oleh Panji Akbar NB, fokus utama Jasa Raharja Kalbar ada dua, yaitu untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) dan SWDKLLJ atau Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Kemudian yang ke-2 titik rawan laka.ujarnya
Panji mengungkapkan, hingga akhir tahun ini pihaknya menargetkan peningkatan kepatuhan masyarakat sebagai salah satu upaya memastikan jaminan korban kecelakaan akibat kendaraan bermotor.
Jasa Raharja juga menyoroti pentingnya penanganan titik rawan kecelakaan (laka) melalui optimalisasi forum keselamatan lalu lintas bersama instansi terkait, termasuk kepolisian, dinas perhubungan, serta dinas pekerjaan umum. Selain itu, Panji menjelaskan bahwa pihaknya terus mendorong edukasi keselamatan di kalangan pelajar dan mahasiswa melalui program Pengajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) dan edukasi langsung di sekolah dan kampus, untuk mengurangi angka kecelakaan di kalangan usia muda.
Untuk mendukung proses klaim yang lebih cepat, Jasa Raharja mengimplementasikan aplikasi JRCare di 19 rumah sakit di Kalimantan Barat. “Dengan JRCare, proses pengajuan klaim rumah sakit dilakukan secara digital, sehingga korban kecelakaan bisa lebih cepat ditangani,” jelas Panji. Aplikasi ini dilengkapi dengan teknologi OCR (optical character recognition) untuk mempercepat verifikasi klaim.
Sementara itu, beberapa wilayah di Pontianak, seperti Pontianak Barat, Pontianak Utara, Batu Ampar, dan Sungai Pinyuh, menjadi fokus Jasa Raharja dalam upaya mengurangi angka kecelakaan dengan dukungan forum keselamatan lalu lintas di kabupaten/kota.
Panji berharap berbagai program dan upaya ini dapat berkontribusi langsung dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Barat.pungkasnya (Mia)
















