HUT RI PEMKAB HALSEL

Pasca Tanah Lonsor, Jalan Trans AKD Jalur Kaiya – Kotamobagu Berlakukan Sistem Buka Tutup

Pasca Tanah Lonsor, Jalan Trans AKD Jalur Kaiya - Kotamobagu Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bolmong, PilarAktual.com – Pasca peristiwa tanah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu di desa Komangaan Kecamatan Bolang Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), jalan AKD jalur Kaiya – Kotamobagu masih mengalami hambatan oleh karena tertutupnya sebagian badan jalan oleh longsoran tanah, Sabtu (18/12/2021).

Jajaran Polres Bolaang Mongondow (Bolmong) di bawah komando Kapolres AKBP Dr. Nova Irone Surentu, SH, MH bekerja sama dengan pihak BPBD Bolmong dan Balai Jalan Provinsi Sulut masih terus berupaya untuk mengatasi masalah tersebut dengan melakukan pembersihan material longsor dengan mengerahkan beberapa alat berat excavator dan loder.

Menurut Kapolres Bolmong melalui Kasat Lantas AKP Sam J. Dotulong sehubungan dengan sementara dilaksanakannya pekerjaan pembersihan material longsor maka arus lalu lintas jalan AKD jalur Kaiya – Kotamobagu di desa Komangaan diberlakukan Sistem Buka – Tutup (tentative) dengan jadwal sebagai berikut :

– Pukul 20.00 wita – 22.00 wita (TUTUP)
– Pukul 22.00 wita – 09.00 wita (BUKA)
– Pukul 09.00 wita – 12.00 wita (TUTUP)
– Pukul 12.00 wita – 14.00 wita (BUKA)
– Pukul 14.00 wita – 17.00 wita (TUTUP)
– Pukul 17.00 wita – 20.00 wita (BUKA)

Selanjutnya, Kapolres Bolmong AKBP Dr. Nova Irone Surentu, SH, MH mengimbau kepada masyarakat khususnya pengguna jalan agar memperhatikan jadwal Sistem Buka – Tutup agar terhindar dari antrian kendaraan dan selalu tingkatkan kewaspadaan saat melintas jalur jalan tersebut karena potensi longsor susulan dapat terjadi setiap saat.

“Saya harapkan masyarakat pengguna jalan dapat memaklumi situasi ini dan kita berdoa bersama semoga semua upaya yang sementara dilaksanakan ini boleh berjalan dengan lancar, tidak ada lagi bencana susulan sehingga nanti pada saat hari raya Natal dan Tahun baru arus lalu lintas sudah dapat berjalan normal kembali,” harap Kapolres.

Penulis: Stinki Mamonto | Editor: Redaksi