Berita Utama

Konsepnya Sempat Terhenti, Bahrain Komitmen Lanjutkan Pemerataan Pembangunan Di Halsel

540
×

Konsepnya Sempat Terhenti, Bahrain Komitmen Lanjutkan Pemerataan Pembangunan Di Halsel

Sebarkan artikel ini

HALSEL,PA- Usai jedah selama kurang lebih 4 tahun, Calon Bupati Kabupaten Halmahera Selatan Bahrain Kasuba kembali angkat bicara terkait perencanaan pembangunan yang digagasnya semasa menjabat bupati Halsel periode 2015-2020.

Dihadapan, Warga, Desa Nondang Kecamatan Bacan Barat, Desa Sumatinggi Kecamatan Bacan dan Desa Liaro Kecamatan Bacan Timur Selatan, Bahrain menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan yang sempat tertunda dalam kurun waktu empat tahun.

“Konsep pembangunan dimulai dari pembukaan jalan, Kasiruta, Mandioli, Pulau Kayoa, Pulau Tameti, Obi, makian, Gane dan Joronga, sudah dilakukan sejak kepemimpinan saya sebagai bupati, hanya saja lanjutannya belum dilakukan lantaran terhentinya saya di periodesasi tersebut, namun diperiode ini saya akan berjuang untuk melanjutkan apa yang suda saya gagas,”ujarnya.

Selain pembagian jalan dan fasilitas kesehatan berupa puskesmas dan RSUD, dirinya juga akan melakukan pemerataan pembagian disektor pertanian, perikanan dan pendidikan serta ekonomi, yang mestinya berjalan diperiode kedua dirinya memimpin, namun Allah berkehendak lain sehingga terhenti, namun kata dia, jika amanah ini kembali di emban maka akan diselesaikan ya secara merata di 30 kecamatan.

Baca Juga :  Kompak dan Penuh Semangat, Jajaran Pegawai Lapas Kelas IIA Rantauprapat Ikuti Apel Pagi Tingkatkan Integritas Pelayanan

“Saya dan pak Umar pastikan akan menuntaskan perekonomian dan pendidikan serta kesehatan dan kesenjangan sosial yang ada di Halsel,”ujarnya.

Bahrain juga memaparkan, dimana Kabupaten Halmahera Selatan merupakan salah satu Kabupaten yang sangat Besar lebih besar dari sembilan Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Maluku utara.

Dimana luas wilayahnya 40.263 kilo meter persegi, 78 persen adalah laut dan jumlah pulau sebanyak 371 Pulau dan 41 Pulau ada penduduknya sedangkan sisanya 330 Pulau tidak ada penduduknya dan atau tidak berpenghuni. 237 Pulau berada di pesisir dan selebihnya berada di Pedalaman.

“Ada Sebanyak 237 Pulau berada di pesisir Menurut Bahrain, ini adalah faktor yang menyebabkan kemahalan konstruksi, sebab dari satu Desa ke Desa yang lain dengan jarak yang jauh maka ini merupakan faktor kesulitan yang patut di dudukkan betul, apakah perlu jalan darat yang di utamakan atau perlu jalan laut yang di utamakan,”sebutnya.

Baca Juga :  Aksi Personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu Copoti Papan Dinding Rumah Bapak Edi Harahap

Karena, Kata Bahrain, Strategi-Strategi Pembangunan perlu dirumuskan dengan matang dan itu membutuhkan pengalaman, bahkan butuh perhitungan secara matang secara akurat untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Nah dengan demikian kalaupun Daerah tidak mampu membangun maka serahkan status jalan tersebut ke Provinsi, dan Jika Provinsi tidak mau maka serahkan ke Nasional. Sebab Hal itu tidak akan mengurangi Dana Alokasi Umum (DAU) yang kurang lebih 800 Miliar lebih tidak berkurang apabila status jalan tersebut ditingkatkan,”terangnya.

Terpisah Ketua Tim Sahabat BK-UHS, Rustam A, Side menyebutkan Bahrain Kasuba dan Umar H Soleman adalah Calon Bupati dan Wakil Bupati yang sangat tepat memimpin Kabupaten Halmahera Selatan, sebab selain keduanya memiliki track record sebagai Anggota DPRD dan Bupati periode 2016-2021, keduanya juga sederhana serta Merakyat.

Baca Juga :  Operasi Patuh Kapuas 2026 Dimulai, Polres Kubu Raya Kedepankan Edukasi Bukan Sekadar Tilang

“Kedua Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Bupati ini sudah teruji bagaimana memimpin Halmahera Selatan. Tentu pemerataan pembangunan yang pernah di cetus Bahrain Kasuba menjadi pekerjaan rumah untuk dituntaskan ke depannya,”tegasnya.(iel)

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow