Kenduri Arwah Bagian Dari Tradisi Melayu Dahulu Di Batu Bara

  • Whatsapp

BATU BARA, PilarAktual.com – Dahulu dimasyarakat Melayu dikenal dengan Kenduri Arwah yaitu Kenduri bersedekah makan umumnya dilakukan hari jumat khususnya selepas sholat Jum’at yang di undang oleh ahli bait/ rumah untuk mengirim doa kepada orang tua, suami/istri, anak atau keluarga yang meninggal dengan menghebahkan surat Al Fatihah, membaca qulhu dan berdoa untuk keselamatan Arwah/Almarhum keluarga yang dituju yang telah meninggal dan kenduri arwah ini umumnya dilakukan di atas satu tahun meninggal.

Hal tersebut disampaikan oleh Muhammad Nurdin Pembina Komunitas penggiat Budaya Melayu Batu Bara kepada reporter media ini, Jumat (26/03/2021) melalui selulernya.

Bacaan Lainnya

” Setiap tahun di Batu Bara Setiap menjelang atau menyambut bulan puasa masyarakat Melayu Mengadakan atau memanggil tetangga sekitar untuk makan bersama di rumahnya dengan cara berjambar yang di sebut kenduri arwah,” ungkapnya.

Menurutnya, Indonesia merupakan negara yang terkenal akan kekayaan alam dan keanekaragaman budaya. Kondisi ini bisa terjadi karena adanya adat-istiadat dari berbagai suku bangsa yang berbeda-beda, yang menghiasi tradisi yang ada di dalamnya. Tradisi merupakan adat kebiasaan turun-temurun dari nenek moyang yang masih dijalankan oleh masyarakat. Salah satu tradisi yang terdapat pada suku bangsa Indonesia adalah tradisi kenduri arwah.

” Kenduri merupakan perjamuan makan untuk memperingati peristiwa, meminta berkat, dan lain sebagainya. Upacara ini yang terpenting adalah pembacaan doa yang dipimpin oleh orang yang dipandang memiliki pengetahuan tentang Islam, apakah seorang modin atau kiai. Selain itu terdapat seperangkat makanan yang dihidangkan bagi peserta yang disebut berkat,” kata dia

Untuk itu, lanjutnya, salah satu ciri kenduri arwah yang ada unsur Islamnya disini adalah adanya makanan bersama adapula yang dibagi-bagikan secara suka rela tanpa harus melihat siapa yang menerima (dishodaqohkan), dimana shodaqoh itu merupakan ajaran dalam agama Islam.

Hamidah Penduduk Pematang Kocik Desa Ujung Kubu Kecamatan Nibung Hangus Wilayah kedatukan Lima Laras Kabupaten Batu Bara menuturkan hal sama. Ia dari dulu dan setiap tahunnya melaksanakan Kenduri Arwah ini. (RED)