Dugaan Kurupsi Bibit Jagung Distan Provinsi, Kejati Malut Beri Sinyal Lidik Kembali

  • Whatsapp

TERNATE, PilarAktual.com — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Maluku Utara (Malut) Mulai Memberikan Sinyal Untuk Menyelidiki Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Bibit Jagung pada tahun 2017-2018 di Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Malut.

” Iya besok saya akan kroscek, nanti baru di sampaikan ya,”Singkat Asiintel Kejaksaan Tinggi Maluku Utara Efrianto saat ditemui Awak media di halaman kantor Kejati Malut, Rabu (27/01/2020).

Bacaan Lainnya

Disentil lagi kasus bibit jangung ini sudah ditangani Kejati Malut sejak lama, Namun berjalannya waktu kasus tersebut hilang begitu saja bahkan sudah berulang-ulang kali pergantian Pimpinan kejati. Dia (Asintel) mengatakan, nnti kami kroscek lagi ya, baru kami sampaikan secara deatail,” katanya.

Diketahui, Anggaran pengadaan bibit benih jagung hibrida pada Dinas Pertanian Provinsi Malut tahun 2017-2018 senilai Rp 160 miliar. Angaran tersebut dialokasikan melalui APBN di masa kepemimpinan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara Idham Umasangadji dan Pejabat Pembuat Komitmen Mohtar Husen. (Tam/Red)