Berita Utama

Diduga Sarat Kepentingan, Lelang Mesjid Raya Tak Ada Pemenang?

831
×

Diduga Sarat Kepentingan, Lelang Mesjid Raya Tak Ada Pemenang?

Sebarkan artikel ini

HALSEL,PA-Diduga syarat akan kepentingan politik di tahun 2024, lelang mesjid raya hingga saat ini belum juga ditetapkan sebagai pemenang.
Padahal, sejak tanggal 24 Juni 2024 proses tayang sudah dilakukan di Layanan Pengadaan Secara Eletronik (LPSE) oleh dinas terkait, Namun Hingga batas waktu yang ditetap, belum juga penetapan pemenang tender.

Hal inipun membuat spekulasi adanya syarat kepentingan politik di tahun 2024.

“Kami menduga ini juga bagian dari skema politik, menentukan siapa yang akan menyokong dana di pilkada 2024,” ujar Sala satu sumber yang juga ikut dalam pertarungan perebutan tender tersebut.

Ia mengaku, sejauh ini ada kurang lebih empat perusahaan yang sudah lolos syarat sebagai pemenang tender, tinggal menentukan siapa pemenang dalam tender tersebut.

Baca Juga :  Sinergi Selesaikan Rehabilitasi, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu Bersama Warga Tekun Plester Dinding Rumah

“Niat kita semua baik, kami tidak tau tiga perusaan lainnya,”ujarnya.

Kata dia, ini dilakukan agar spekulasi liar yang datang tidak merugikan pemerintah dan personal Bupati saat mencalonkan diri sebagai bupati Halsel di 2024.

Namun terkesan ada upaya lain dari dinas Perkim dan ULP itu sendiri sehingga menghambat penetapan kemenangan itu sendiri.
“Siapapun yang menang harus diumumkan, karena waktunya suda habis,”sebutnya.

Sudah dua bulan lamanya proses ini dilakukan namun hingga saat ini tidak ada penetapan kemenangan.

“Jangka waktunya satu bulan ditamba dengan senggan satu bulan sudah selesai, karena seskaran sudah masuk bulan ke tiga,”sebutnya.

Sementara itu, Kepala ULP Halsel, Imron disambangi wartawan di kantornya tak berada di tempat, upaya konfirmasi yang dilakukan juga tidak direspon hingga berita ini diturunkan.

Baca Juga :  Aksi Sigap Personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu Perbaiki Dinding Rumah Bapak Edi Harahap

Hal yang sama juga dilakukan oleh kadis Perkim, Fadli, ketika disambangi di kantornya, enggan berada di tempat begitu juga dihubungi nomornya Masi berada di luar jangkauan.

“Pak kadis dan pak Kabid perencanaan diluar daerah, kami hanya staf,”ujar salah satu staf saat disambangi di kantor Perkim.(***)

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow