Bolmong

Bupati Yusra Alhabsyi Serap Aspirasi dan Keluhan Petani Bolmong

276
×

Bupati Yusra Alhabsyi Serap Aspirasi dan Keluhan Petani Bolmong

Sebarkan artikel ini

Bolmong, pilaraktual.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow terus berupaya menghadirkan berbagai terobosan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian. Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, S.E., M.Si., dengan turun ke lapangan untuk berdialog bersama para petani dan pelaku usaha pertanian, Kamis (7/5/2026).

Dalam agenda audiens dan dialog terbuka tersebut, Bupati menyerap berbagai aspirasi masyarakat tani yang selama ini dihadapi di lapangan. Kegiatan ini turut melibatkan penyuluh pertanian, pelaku usaha sektor pertanian, para Sangadi (Kepala Desa), serta unsur pimpinan kecamatan.

Kunjungan kerja dilaksanakan secara maraton di tiga lokasi berbeda, yakni di Balai Pertemuan Umum (BPU) Cita Waya, Desa Sinsingon Barat, Kecamatan Passi Timur, kemudian di BPU Desa Bilalang III, Kecamatan Bilalang, serta di halaman Kantor Camat Passi Barat, Kecamatan Passi Barat.

Dalam dialog tersebut, Bupati Yusra Alhabsyi memaparkan kondisi makro keuangan daerah yang saat ini tengah menghadapi tantangan cukup berat. Ia menjelaskan bahwa terjadi pengurangan anggaran yang signifikan pada sektor kesehatan dan pendidikan sebagai dampak dari dinamika kebijakan nasional. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dituntut untuk menyusun kebijakan secara cermat agar tidak berdampak langsung kepada masyarakat kecil.

“Pemerintah daerah harus benar-benar berhati-hati dalam merumuskan kebijakan. Di tengah keterbatasan anggaran, kita tetap harus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, termasuk sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Bolmong,” ujar Bupati.

Melalui dialog langsung bersama masyarakat, Bupati juga memetakan sejumlah persoalan utama yang saat ini dihadapi sektor pertanian di Bolaang Mongondow. Beberapa di antaranya yakni keterbatasan modal usaha tani, infrastruktur pertanian yang perlu dibenahi, kendala distribusi hasil panen, hingga minimnya minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian.

Menurutnya, seluruh persoalan tersebut membutuhkan perhatian serius dan langkah kolaboratif dari semua pihak agar sektor pertanian tetap mampu berkembang dan menjadi penopang ekonomi daerah.

Bupati pun menegaskan komitmennya untuk terus mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Ia memastikan bahwa arah kebijakan dan alokasi anggaran pemerintah ke depan akan disesuaikan dengan kebutuhan prioritas masyarakat, khususnya para petani.

“Kami ingin kebijakan yang dibuat benar-benar berdasarkan kebutuhan riil masyarakat. Karena itu, masukan dari petani, pemerintah desa, penyuluh, hingga pelaku usaha sangat penting dalam menentukan langkah pembangunan ke depan,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan membangun kolaborasi dalam mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi daerah saat ini.

Turut mendampingi Bupati dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut yakni Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di masing-masing wilayah, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bolmong, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow