Pilaraktual. Com- Labuhanbatu, Apel Gelar Pasukan personel gabungan TNI/Polri dalam kesiapan pengamanan pemungutan suara ulang (PSU) lanjutan jilid 2 Pilkada Labuhanbatu pada hari Rabu (16/06/2021) dilaksanakan di halaman kampus Universitas Al-Washliyah Labuhanbatu.
Apel gelar pasukan gabungan TNI/Polri diikuti sekitar 1.250 personel yang terdiri dari jajaran Kodim 0209/LB, Polres Labuhanbatu, Yonif 126/KC, Sat Brimob dan Dit Samapta Polda Sumut, ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan dalam mengamankan jalannya Pemungutan Suara Ulang (PSU) lanjutan di Kabupaten Labuhanbatu yang akan berlangsung pada 19 Juni mendatang.
Saat dikonfirmasi awak media Dandim 0209/LB Letkol Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr (Han) mengatakan, Apel Gelar Pasukan ini merupakan salah satu bentuk kesiapan kami TNI/Polri dalam mengamankan jalannya PSU jilid 2 Sabtu nanti, sambil membagi tugas pengamanan objek vital yang berada di seputaran Rantauprapat, jelasnya
Dan setelah pelaksanaan Apel gelar pasukan dilanjutkan kegiatan Patroli skala besar guna memberi rasa aman dan nyaman masyarakat Labuhanbatu jelang gelaran PSU jilid 2, tambah Dandim
Amatan awak media patroli skala besar sendiri mengambil route, Start dari Halaman Kampus Univa Labuhanbatu tempat TPS 007 berada, lalu menuju kantor Bawaslu Labuhanbatu, kediaman Paslon calon Wabup Hj. Elya Rosa, dilanjutkan menuju TPS 009 Simpang Mangga, lalu melintas di kediaman Paslon calon Bupati H. Andi Suhaimi dan dilanjutkan menuju kantor KPU Labuhanbatu serta melintas di kediaman Paslon calon Bupati H. dr. Erik Atrada lalu terakhir finish di Mapolres Labuhanbatu.
Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, SIK, MH mengatakan saat memberi sambutan pada Apel Gelar Pasukan, “Perlu kita sadari bahwa setiap penyelenggaraan pesta demokrasi pasti diwarnai kerawanan potensi konflik karena perbedaan pendapat dukungan dan pilihan sehingga dapat membahayakan keutuhan NKRI, maka dari itu perlu saya sampaikan bahwa perkembangan situasi khususnya di bidang politik di wilayah hukum polres Labuhanbatu sampai saat ini masih dalam keadaan kondusif namun suhu politik cenderung akan mengalami peningkatan khususnya pada tahap pemungutan suara ulang (PSU) Lanjutan,” tegasnya
















