Batu BaraBerita UtamaPemerintahan

Bupati Baharuddin Beberkan Potensi Besar Laut Batu Bara, Minta 10 Kampung Nelayan Merah Putih ke KKP

607
×

Bupati Baharuddin Beberkan Potensi Besar Laut Batu Bara, Minta 10 Kampung Nelayan Merah Putih ke KKP

Sebarkan artikel ini

BATU BARA, PilarAktual.com  – Komitmen memperkuat kelautan dan perikanan kembali ditegaskan Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si. Penegasan itu disampaikan saat memimpin rapat koordinasi dan pemantauan Program Kampung Nelayan Merah Putih KNMP di Aula Kantor Bupati Lima Puluh, Kamis 4 Juni 2026.

Rapat koordinasi ini dihadiri jajaran penting. Mulai Wabup Syafrizal, Inspektur Jenderal KKP Dr. Ade Tajudin Setiawan, Inspektur II KKP Febry Budianto, Staff Ahli Menteri KKP Ir. Lutfi, Tim Jamintel Kejagung Alamsyah, BPKP, Kadis DKP Sumut Imaida Noor Hasibuan, Forkopimda, sampai kepala OPD. Fokusnya satu: percepat pembangunan pesisir.

Di hadapan peserta, Bupati Baharuddin memaparkan modal besar Batu Bara. Garis pantai sepanjang 62 km dengan 11.521 nelayan aktif. Potensinya mencakup perikanan tangkap, budidaya, pengolahan, hingga pemasaran hasil laut.

Baca Juga :  Bersama Laskar Melayu, Bupati Batu Bara Serahkan Bantuan Life Jacket dan Sembako di Tanjung Tiram

Data produksi 2025 menunjukkan tajinya. Hasil tangkap mencapai 53.231 ton per tahun. 60% di antaranya dikirim ke luar kota dan luar negeri. Mayoritas nelayan menerapkan metode One Day Fishing yang efisien dan produktif.

Sektor budidaya juga tak kalah. Udang vaname dan ikan kerapu asal Batu Bara punya kualitas ekspor. Budidaya laut didominasi kerang-kerangan dan kepah. Semua punya nilai jual tinggi di pasar nasional dan global.

Bupati menyebut Selat Malaka di wilayahnya sebagai Selat Hormusnya Indonesia. Jalur ini sangat strategis karena dilalui kapal internasional tiap hari. Ditambah banyak Proyek Strategis Nasional yang akan berdiri di pesisir Batu Bara.

Untuk memaksimalkan potensi, Bupati mengusulkan program prioritas ke KKP. Mulai pengerukan sedimentasi alur sungai, pembangunan 5 titik KNMP baru, kampung budidaya udang vaname tematik, hingga rumah pengering ikan asin dengan teknologi solar dryer dome.

Baca Juga :  Terkait Isu Pungutan Asesmen Kepsek Rp5-10 Juta, Disdik Batu Bara: Itu Tidak Benar, Hoaks

Mengacu target nasional 5.269 KNMP sampai 2029, Bupati berharap Batu Bara dapat 10 titik. Alasannya rasional: panjang pantai 62 km. Dengan begitu pembangunan lebih merata dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat pesisir.

Inspektur Jenderal KKP Dr. Ade Tajudin Sutiawarman menegaskan KNMP adalah program prioritas Presiden RI. Tahun 2026 ditargetkan 1.259 lokasi. Tujuannya jelas: tingkatkan produktivitas nelayan, naikkan pendapatan, dan buka lapangan kerja baru di wilayah pesisir.

Rapat ditutup dengan optimisme tinggi. Sinergi Pemkab Batu Bara, KKP, Forkopimda, dan pemangku kepentingan jadi kunci. Laut dijaga, nelayan diberdayakan, ekonomi pesisir tumbuh. Itu arah pembangunan Batu Bara ke depan.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Baca Juga :  BPN Labuhanbatu Komitmen Jaga Aset Umat, Dengan Mendorong Percepatan Sertifikat Tanah Wakaf