ManadoMitraPeristiwa

Tekan Angka Stunting, TP-PKK Sulut Libatkan Remaja sebagai Agen Perubahan

135
×

Tekan Angka Stunting, TP-PKK Sulut Libatkan Remaja sebagai Agen Perubahan

Sebarkan artikel ini
Tekan Angka Stunting, TP-PKK Sulut Libatkan Remaja sebagai Agen Perubahan

Mitra, PilarAktual.com – Upaya percepatan penurunan stunting di Sulawesi Utara terus digencarkan melalui berbagai pendekatan, salah satunya dengan melibatkan generasi muda sebagai agen perubahan.

Hal ini tercermin dalam pelaksanaan Lomba Duta Stunting bagi Remaja tingkat Provinsi Sulawesi Utara tahun 2026 yang digelar di Soekarno Legislatif Hall DPRD, Senin (13/4/2026).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Tim Penggerak PKK bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulut. Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Ny. Sandra Tuda Kindangen, S.Th, M.Pd, hadir membuka kegiatan tersebut, mewakili Ketua TP-PKK Mitra, Ny. Stefa Kandoli Antou.

Dalam sambutan yang dibacakan, Ny. Sandra menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya edukatif yang strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya remaja, terkait persoalan stunting.

Baca Juga :  HUT ke-18 Boltim, Bupati Oskar Manoppo Serukan Kolaborasi Wujudkan Lompatan Kemajuan Daerah

ā€œStunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Kondisi ini ditandai dengan tinggi badan anak yang berada di bawah standar usianya,ā€ ujar Sandra.

Ia menambahkan, persoalan stunting masih menjadi tantangan serius di Indonesia, termasuk di Sulawesi Utara dan khususnya Kabupaten Minahasa Tenggara.

Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama lintas sektor untuk mempercepat penurunannya.

Menurutnya, pemerintah bersama berbagai elemen masyarakat terus mendorong kolaborasi antara institusi pemerintah, dunia pendidikan, sektor industri, hingga media massa.

Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam mencapai target nasional penurunan angka stunting.

Sebagai organisasi yang memiliki jaringan hingga ke tingkat akar rumput, TP-PKK dinilai memiliki peran strategis dalam menggerakkan program pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

Baca Juga :  PT ASA Raih Penghargaan dari Pemkab Boltim atas Kepatuhan Pajak dan Kontribusi CSR

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pembentukan duta remaja peduli stunting.

Melalui program ini, para remaja tidak hanya dilibatkan sebagai peserta, tetapi juga dibekali dengan pengetahuan komprehensif terkait stunting.

Materi yang diberikan meliputi pemahaman tentang nutrisi ibu dan anak, pentingnya ASI, teknik pengukuran antropometri, hingga keterampilan konseling bagi remaja.

Sandra menekankan bahwa pembekalan tersebut penting agar para peserta mampu menjadi sumber informasi yang kredibel di lingkungan sekitarnya.

ā€œNantinya, duta stunting yang terpilih diharapkan mampu menjadi agen perubahan di daerah masing-masing. Mereka dapat mengedukasi teman sebaya tentang pentingnya pencegahan stunting sejak usia remaja,ā€ katanya.

Selain itu, edukasi juga difokuskan pada upaya pencegahan pernikahan dini dan kehamilan di usia remaja, yang menjadi salah satu faktor risiko terjadinya stunting.

Baca Juga :  Inovasi BARATA Antar Minahasa Tenggara Raih Prestasi Tingkat Provinsi, Permudah Bayi Baru Lahir Miliki Akta Kelahiran

Ia berharap, melalui kegiatan ini, keterlibatan remaja dalam menyebarluaskan informasi kesehatan semakin meningkat.

Peran aktif generasi muda dinilai krusial dalam menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan di masyarakat.

ā€œKami berharap para remaja dapat menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi pencegahan stunting kepada teman sebaya dan lingkungan sekitarnya,ā€ ujar Sandra menutup sambutannya.

Dengan pendekatan berbasis edukasi dan partisipasi generasi muda, program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam menekan angka stunting di Sulawesi Utara, sekaligus membangun kesadaran kolektif akan pentingnya kesehatan sejak dini.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow