BoltimPemerintahanPeristiwaReligi

Bupati Boltim Lepas Pawai Obor Ramadan 1447 H, Simbol Persatuan dan Kesiapan Spiritual Masyarakat

138
×

Bupati Boltim Lepas Pawai Obor Ramadan 1447 H, Simbol Persatuan dan Kesiapan Spiritual Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Bupati Boltim Lepas Pawai Obor Ramadan 1447 H, Simbol Persatuan dan Kesiapan Spiritual Masyarakat

Boltim, PilarAktual.com – Bupati Oskar Manoppo secara resmi melepas peserta pawai obor dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan religius ini dipusatkan di Lapangan Pondabo, Kecamatan Tutuyan, Senin (16/2/2026) malam, dan berlangsung khidmat dengan antusiasme tinggi dari masyarakat.

Pawai obor tersebut menjadi pembuka rangkaian Ramadhan Festival 2026 yang dijadwalkan resmi diluncurkan pada 23 Februari mendatang.

Kegiatan ini digagas oleh Pemuda Kecamatan Tutuyan sebagai bentuk syiar Islam sekaligus ajang mempererat kebersamaan dalam menyambut bulan penuh ampunan dan keberkahan.

Dalam sambutannya sebelum melepas peserta, Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa pawai obor bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Muslim.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda, Wabup Syafrizal Ajak Generasi Muda Jauhi Narkoba dan Judol

Menurutnya, cahaya obor yang menyala mencerminkan kesiapan lahir dan batin masyarakat dalam menyongsong Ramadan.

“Obor yang kita nyalakan malam ini adalah simbol kesiapan hati dan jiwa. Cahaya ini melambangkan semangat persatuan, kebersamaan, dan optimisme masyarakat Bolaang Mongondow Timur dalam menyambut bulan suci Ramadan,” ujar Bupati.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum refleksi diri dan peningkatan kualitas keimanan.

Menurutnya, nilai-nilai Ramadan harus tercermin dalam kehidupan sosial, baik melalui sikap saling menghormati, gotong royong, maupun kepedulian terhadap sesama.

“Mari kita sambut Ramadan dengan hati yang bersih, niat yang tulus, serta tekad untuk terus membangun daerah ini menjadi lebih religius, rukun, dan diberkahi,” tambahnya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Batu Bara Ajak PPIR Perkuat Sinergi dan Dukung Pembangunan Daerah

Pawai obor diikuti ratusan peserta yang terdiri dari pelajar, organisasi kepemudaan, serta masyarakat dari berbagai desa di wilayah Tutuyan dan sekitarnya.

Sepanjang rute pawai, suasana malam semakin semarak dengan lantunan salawat dan takbir yang menggema, menciptakan nuansa religius yang kental dan penuh kekhusyukan.

Warga yang memadati sisi jalan tampak antusias menyaksikan iring-iringan peserta pawai.

Banyak di antaranya mengabadikan momen tersebut sebagai bentuk dukungan dan kebanggaan terhadap kegiatan keagamaan yang terus dilestarikan di daerah mereka.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Argo V. Sumaiku, Ketua TP-PKK Boltim Rosita Manoppo-Pobela, serta sejumlah tenaga ahli Bupati.

Kehadiran jajaran pemerintah daerah ini menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Baca Juga :  Sinergi Bupati Baharuddin dan Menko Pangan Zulkifli Hasan, Dorong Ekonomi Desa dan Kesejahteraan Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Boltim berharap pawai obor dan rangkaian Ramadhan Festival 2026 dapat menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan lintas generasi dalam menyambut Ramadan dengan damai dan penuh keberkahan.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow