BoltimPemerintahanPendidikanPeristiwa

Bupati Oskar Manoppo Terima Audiensi UMMA, 217 Mahasiswa KKN Siap Turun ke Desa

424
×

Bupati Oskar Manoppo Terima Audiensi UMMA, 217 Mahasiswa KKN Siap Turun ke Desa

Sebarkan artikel ini
Bupati Oskar Manoppo Terima Audiensi UMMA, 217 Mahasiswa KKN Siap Turun ke Desa

Boltim, PilarAktual.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, menerima audiensi Universitas Muhammadiyah Manado (UMMA) terkait rencana pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang akan berlangsung pada Januari hingga Februari 2026.

Audiensi tersebut digelar di Ruang Rapat Bupati Boltim, Kamis (8/1/2026), sebagai bagian dari koordinasi awal pelaksanaan pengabdian masyarakat di wilayah Boltim.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara rinci rencana penempatan mahasiswa KKN UMMA di sejumlah desa serta sinergi program kerja yang akan dijalankan selama kegiatan berlangsung.

Pemerintah Kabupaten Boltim menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung pelaksanaan KKN sebagai bagian dari kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa KKN memiliki peran penting dalam mendorong pembangunan berbasis masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Oskar Manoppo Resmi Buka Asesmen PRO ASN 2026, BKN: Profiling Penting untuk Meritokrasi Manajemen Talenta

Menurutnya, kehadiran mahasiswa di desa-desa tidak hanya memberikan pengalaman akademik dan sosial, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Pemerintah daerah, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa, pada prinsipnya siap menerima dan mendukung mahasiswa Universitas Muhammadiyah Manado yang akan melaksanakan KKN di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur,” ujar Oskar Manoppo.

Ia berharap program KKN dapat diarahkan pada kegiatan yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat, seperti edukasi kesehatan, penguatan kesadaran hukum, serta pengembangan potensi ekonomi berbasis digital di desa.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Pelaksana Rektor UMMA, Prof. Dr. Atok Miftacul Hulda, M.Pd, menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara UMMA dan Pemerintah Kabupaten Boltim, khususnya dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan pengembangan sumber daya manusia.

Baca Juga :  Forkopimda Boltim Bahas 5 Isu Strategis, dari Cuaca Ekstrem hingga Pemilihan Sangadi

Prof. Atok menyampaikan bahwa UMMA akan menurunkan sebanyak 217 mahasiswa KKN yang berasal dari berbagai fakultas.

Mayoritas mahasiswa berasal dari Fakultas Ilmu Kesehatan, serta didukung mahasiswa dari Fakultas Hukum dan Bisnis Digital.

“Mahasiswa KKN akan ditempatkan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kotabunan dan Kecamatan Tutuyan. Mereka terbagi dalam 31 kelompok, dengan jumlah enam hingga tujuh mahasiswa di setiap kelompok,” jelasnya.

Setiap kelompok akan didampingi oleh satu Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), sehingga total terdapat 31 DPL, serta 10 Satuan Tugas (Satgas) yang bertugas mendukung kelancaran kegiatan di lapangan. Pelaksanaan KKN direncanakan berlangsung mulai 19 Januari hingga 9 Februari 2026.

Selain program KKN, UMMA juga menyatakan komitmennya mendukung Program Afirmasi Pendidikan Daerah (APD) di Kabupaten Boltim.

Baca Juga :  Ketua Dekranasda Batu Bara Tampil di Panggung Kriyanusa 2026, Angkat Wastra Lokal ke Nasional

Program ini mencakup Program Studi Hukum, Bisnis Digital, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam mendorong program satu desa satu sarjana.

Audiensi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Boltim M. Iksan Pangalima, para asisten daerah, Camat Kotabunan Idrus Paputungan, Camat Tutuyan Hesty Paputungan, serta jajaran pimpinan Universitas Muhammadiyah Manado dan tim pendamping.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow