Mitra, PilarAktual.com – Suasana penuh syukur mewarnai ibadah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-154 Jemaat GMIM Eben Haezar Molompar, Wilayah Tombatu Timur, Minahasa Tenggara (Mitra), Minggu (21/9/2025).
Ibadah syukur dipimpin oleh Pelayan Firman, DR. Vanny Suoth, MTh. Dalam khotbahnya, ia mengingatkan jemaat bahwa Yesus selalu hadir menyertai umat-Nya.
āYesus menyediakan tempat bagi kita. Dia mengampuni kesalahan kita. Karena itu, tetaplah bersyukur kepada Tuhan,ā tegas Pendeta Suoth.
Perayaan iman yang sarat makna itu turut dihadiri berbagai tokoh gereja maupun pemerintah. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Mitra, Jani Rolos, S.Sos, MM, hadir mewakili Bupati Ronald Kandoli.
Dalam sambutannya, Rolos menekankan komitmen pemerintah untuk terus mendorong pembangunan di segala sektor.
āKeberhasilan pembangunan di Kabupaten Mitra tidak terlepas dari peran masyarakat, termasuk jemaat gereja. Karena itu mari kita jaga keamanan dan ketertiban. Sesuai instruksi, Pos Siskamling akan kembali diaktifkan. Semua program pemerintah semata-mata untuk kepentingan masyarakat,ā ujar Rolos.
Camat Tombatu Timur, Rommy Mewengkang, juga menyampaikan pesan senada. Ia mengajak jemaat yang juga warga masyarakat untuk mendukung kebijakan pemerintah.
āMari kita bersama-sama mendukung program Bupati Ronald Kandoli dan Wabup Fredy Tuda yang memiliki komitmen besar dalam memberikan pelayanan maksimal untuk masyarakat,ā ucapnya.
Kehadiran para pemimpin daerah di tengah jemaat memberi warna tersendiri bagi perayaan HUT gereja yang sudah lebih dari satu abad ini berdiri.
Jemaat menyambut sukacita, tidak hanya sebagai peringatan usia gereja, tetapi juga sebagai momentum mempererat tali kebersamaan dan semangat melayani.
HUT ke-154 GMIM Eben Haezar Molompar turut dihadiri oleh para pelayan khusus (pelsus), Hukum Tua Molompar Dua Selatan Oldy Korompis, Badan Pekerja Majelis Wilayah (BPMW) Tombatu Timur Pdt. Orda Sondakh, MTh, Ketua BPMJ GMIM Eben Haezar Molompar Pdt. Calvin Binanggal, STh, serta Pendeta Pelayanan Agustina Lembing, STh.
Dalam suasana sederhana namun penuh hikmat, jemaat diajak untuk terus menjaga tradisi iman, mendukung program pemerintah, sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah tantangan zaman.
Perayaan ini menjadi refleksi bahwa gereja tidak hanya menjadi rumah ibadah, tetapi juga wadah membangun kebersamaan sosial, menumbuhkan nilai persaudaraan, serta menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah.
Dengan usia ke-154, GMIM Eben Haezar Molompar diharapkan terus hadir menjadi terang bagi masyarakat, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga kedamaian dan kesejahteraan di Minahasa Tenggara.
















