Boltim, PilarAktual.com – Suasana serius terasa di ruang rapat Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Senin (8/9/2025).
Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sulawesi Utara resmi memulai Entry Meeting Pemeriksaan Kepatuhan Belanja Daerah bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Boltim.
Rombongan BPK dipimpin oleh Ida Bagus Agung Sidhiwaskita selaku Wakil Penanggung Jawab dan Rivcy Jassin sebagai Pengendali Teknis.
Agenda pemeriksaan ini menjadi langkah awal untuk memastikan pengelolaan belanja daerah Tahun Anggaran 2024 hingga Triwulan III Tahun 2025 berjalan sesuai aturan.
Hadir mendampingi Bupati Oskar Manoppo, Wakil Bupati Argo V. Sumaiku, Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima, para asisten, pimpinan perangkat daerah, kepala bagian, camat, hingga kepala puskesmas se-Boltim.
Kehadiran lengkap jajaran pejabat memperlihatkan komitmen penuh Pemkab Boltim menghadapi proses pemeriksaan ini.
Dalam arahannya, Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa pemeriksaan BPK harus dihadapi dengan jujur, terbuka, dan penuh tanggung jawab.
Ia mengingatkan seluruh ASN agar tidak mempersulit proses pemeriksaan dan menyerahkan seluruh data sesuai kondisi sebenarnya.
“Saya ingatkan dengan tegas, jangan coba-coba menghindar. Berikan data sesuai kondisi sebenarnya. Jangan ada yang mempersulit tim BPK. Saya bersama Wakil Bupati dan Sekda akan selalu memantau jalannya pemeriksaan. Jangan ada yang sembunyi-sembunyi,” tegas Oskar dengan nada penuh wibawa.
Bupati menambahkan, pemeriksaan ini bukan untuk ditakuti, melainkan dijadikan kesempatan memperkuat integritas dan transparansi tata kelola pemerintahan di Boltim.
BPK akan memusatkan perhatian pada kepatuhan pengelolaan belanja daerah. Aspek ini dinilai krusial karena langsung berkaitan dengan penggunaan keuangan publik.
Tujuannya adalah memastikan setiap rupiah yang dikelola Pemkab Boltim sesuai prosedur serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
Pemeriksaan ini diharapkan dapat menekan potensi penyimpangan, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap manajemen keuangan daerah.
Entry meeting ini menjadi penanda bahwa pengawasan terhadap keuangan daerah semakin diperketat.
Bagi Pemkab Boltim, langkah ini sekaligus menegaskan kesiapan untuk selalu terbuka dan akuntabel.
“Ini bukti bahwa Boltim siap membuktikan diri sebagai daerah yang menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas. Semua demi kepentingan masyarakat,” tegas Bupati Oskar.
Dengan semangat transparansi itu, Pemerintah Kabupaten Boltim optimistis pemeriksaan BPK berjalan lancar dan mampu memperkuat tata kelola keuangan yang bersih serta berintegritas.
















