BoltimPemerintahanPeristiwa

Pemkab Boltim Finalisasi Renstra dan Renja SKPD, Pastikan Program Berbasis Potensi Lokal

175
×

Pemkab Boltim Finalisasi Renstra dan Renja SKPD, Pastikan Program Berbasis Potensi Lokal

Sebarkan artikel ini
Pemkab Boltim Finalisasi Renstra dan Renja SKPD, Pastikan Program Berbasis Potensi Lokal

Boltim, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus berupaya memperkuat arah pembangunan daerah.

Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah dengan finalisasi Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja (Renja) SKPD, yang digelar pada Selasa (2/9/2025).

Agenda ini merupakan arahan langsung Bupati Boltim Oskar Manoppo, SE.,MM bersama Wakil Bupati Argo V. Sumaiku.

Finalisasi ini digelar sebagai bentuk evaluasi sekaligus penyelarasan agar setiap program SKPD berbasis pada potensi lokal yang ada, sekaligus selaras dengan visi-misi kepala daerah.

Dalam dokumen pembangunan jangka menengah, Bupati Oskar menegaskan visi pemerintahannya: “Terwujudnya Bolaang Mongondow Timur yang Bangkit, Maju, dan Sejahtera berbasis Sumber Daya Lokal yang Berkelanjutan.”

Visi tersebut diperkuat dengan lima misi utama, yakni:

  1. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

  2. Memperkuat pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

  3. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya pendidikan dan kesehatan.

  4. Mengoptimalkan pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan.

  5. Mewujudkan masyarakat yang berdaya saing serta sejahtera.

Bupati Oskar menyebut finalisasi Renstra dan Renja bukan sekadar administrasi rutin, tetapi menjadi panduan penting agar semua program SKPD tidak melenceng dari arah pembangunan.

“Program SKPD harus berorientasi pada potensi lokal. Setiap kebijakan dan kegiatan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar memenuhi target tahunan,” tegasnya.

Tenaga Ahli Bupati Boltim, Hendra Damopolii, menuturkan bahwa proses finalisasi Renstra dan Renja kali ini menjadi fondasi strategis.

Menurutnya, langkah ini memastikan bahwa indikator kinerja SKPD selaras dengan visi besar yang dicanangkan bupati dan wakil bupati.

“Penyempurnaan Renstra dan Renja bukan hanya soal dokumen, tapi menjadi alat ukur keberhasilan. Ini penting agar pembangunan bisa dievaluasi secara periodik, sekaligus menyesuaikan strategi bila ada tantangan di lapangan,” ujarnya.

Hendra menambahkan, pembangunan berbasis potensi lokal berarti setiap SKPD harus jeli membaca kekuatan daerah.

Misalnya, sektor pertanian, pariwisata, dan sumber daya alam lainnya yang bisa dikembangkan menjadi penopang ekonomi masyarakat.

Wakil Bupati Argo V. Sumaiku menekankan pentingnya sinergi antar-SKPD.

Ia menyebut, program pembangunan daerah tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling melengkapi.

“Kalau setiap SKPD jalan sendiri, hasilnya kurang maksimal. Tapi kalau semua terhubung dan saling dukung, dampaknya jauh lebih besar bagi masyarakat,” ungkap Argo.

Ia menilai kolaborasi menjadi kunci penting dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Selain itu, sinergi juga mempercepat pencapaian target pembangunan sesuai kebutuhan warga.

Finalisasi Renstra dan Renja ini semakin menegaskan komitmen Pemkab Boltim dalam membangun daerah secara terarah, terukur, dan berkelanjutan.

Pemkab Boltim optimistis, langkah ini akan menjadi pijakan penting untuk mempercepat tercapainya tata kelola pemerintahan yang profesional dan pembangunan berbasis potensi lokal.

Pejabat SKPD yang hadir dalam kegiatan tersebut juga menyampaikan dukungan penuh.

Mereka menilai, penyelarasan dokumen perencanaan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan arah kebijakan pembangunan sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat di semua lapisan.

“Pembangunan itu bukan sekadar realisasi anggaran, tapi soal kebermanfaatan. Kalau masyarakat sudah merasakan dampak positif, maka visi-misi kita bisa dikatakan berhasil,” tutur Oskar menutup evaluasi.

Dengan demikian, finalisasi Renstra dan Renja SKPD menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai visi-misi, berbasis potensi lokal, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Baca Juga :  PT ASA Serahkan 20 Rumah Relokasi di Kotabunan, Warga Dapat Modal Usaha Rp 10 Juta