Manado, PilarAktual.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar debat terbuka bagi pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.
Acara yang berlangsung di Tateli Beach Resort pada Kamis, (31/10/2024), ini menjadi sorotan publik, menghadirkan dua paslon yang siap berkompetisi demi masa depan daerah.
Pasangan calon nomor urut satu, Oskar Manoppo dan Argo Sumaiku (ORAS), berhadapan dengan pasangan nomor urut dua, Sam Sachrul Mamonto dan Rusmin Mokoagow (ARus).
Meskipun berlangsung dalam suasana kompetitif, debat ini berjalan dengan penuh kehormatan dan profesionalisme.
Kedua paslon memanfaatkan kesempatan ini untuk mengungkapkan visi dan misi mereka, dihadapan ratusan pendukung yang hadir untuk memberikan dukungan.
Debat ini terbagi menjadi lima segmen, masing-masing berfokus pada isu-isu krusial yang menjadi perhatian masyarakat Boltim, seperti pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan peningkatan ekonomi daerah.
Setiap paslon diberikan waktu yang sama untuk menyampaikan argumen dan program mereka, menciptakan suasana dinamis yang mengedukasi pemilih.
Ketua KPU Boltim, Rusmin Mamonto, membuka acara dengan menekankan pentingnya debat sebagai ruang bagi calon pemimpin untuk menyampaikan gagasan-gagasan inovatif.
“Debat ini adalah langkah penting untuk mengedukasi masyarakat mengenai visi dan misi pasangan calon. Kami berharap ini dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam Pilkada mendatang,” ujarnya.
Dalam sesi debat, Oskar Manoppo dari paslon ORAS menegaskan komitmennya untuk mendengarkan suara rakyat.
“Visi misi kami dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Boltim. Kami telah turun langsung ke lapangan untuk memahami apa yang dibutuhkan oleh masyarakat,” ungkapnya dengan tegas.
Sementara itu, Sam Sachrul Mamonto dari paslon ARus menampilkan kepercayaan diri saat menjawab pertanyaan dari moderator.
“Kami siap menjawab setiap tantangan. Materi yang kami sampaikan sudah dipersiapkan dengan matang, dan kami yakin dapat memberikan solusi nyata untuk Boltim,” katanya, menunjukkan kesiapan mereka dalam memimpin.
Debat ini bukan hanya sekadar ajang adu argumen, tetapi juga menjadi platform untuk membahas harapan dan aspirasi masyarakat.
Dengan berakhirnya acara tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami visi dan misi dari kedua paslon, serta dapat membuat keputusan yang tepat pada hari pemungutan suara yang akan datang.
Serangkaian pertanyaan kritis dan jawaban yang tajam menambah ketegangan dalam diskusi, namun tetap dalam batasan yang profesional.
Setiap calon menunjukkan komitmen mereka untuk mengatasi tantangan yang dihadapi daerah, menegaskan kembali bahwa masa depan Bolaang Mongondow Timur ada di tangan pemilih.
















