Manado, PilarAktual.com – Dalam suasana yang penuh semangat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menyelenggarakan debat terbuka bagi pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.

Acara ini digelar di Tateli Beach Resort pada Kamis (31/10/2024) dan dihadiri oleh ratusan pendukung serta masyarakat setempat yang ingin menyaksikan langsung pertarungan gagasan antara kedua paslon.
Debat ini menghadirkan paslon nomor urut satu, Oskar Manoppo dan Argo Sumaiku (ORAS), bersaing ketat dengan paslon nomor urut dua, Sam Sachrul Mamonto dan Rusmin Mokoagow (ARus).
Meskipun berlangsung dengan intensitas tinggi, suasana tetap kondusif dan penuh rasa hormat.

Para calon dengan percaya diri memaparkan visi, misi, dan program kerja mereka untuk menarik perhatian pemilih menjelang pemungutan suara pada 27 November mendatang.
Terdapat lima segmen yang dibahas dalam debat ini, dengan fokus pada isu-isu krusial seperti pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan peningkatan ekonomi daerah.

Dimana, masing-masing paslon diberikan kesempatan yang sama untuk menyuarakan pandangan mereka serta beradu argumen dengan cara yang profesional.
Ketua KPU Boltim, Rusmin Mamonto, membuka acara dengan penekanan akan pentingnya debat sebagai salah satu metode kampanye yang diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) No. 13 Tahun 2024.

“Debat ini adalah kesempatan bagi pasangan calon untuk menyampaikan gagasan dan ide-ide mereka. Kami berharap visi misi yang disampaikan dapat menggugah semangat masyarakat Boltim,” ujarnya.
Rusmin menambahkan, momentum ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para calon.
“Percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat adalah harga mati yang harus diwujudkan oleh calon pemimpin kita. Kemajuan ‘Lipu Naton Komintan’ adalah visi yang harus dicapai,” tegasnya.
Setelah debat, dalam konferensi pers, Oskar Manoppo dari paslon ORAS mengungkapkan keyakinannya terhadap program yang diusungnya.

“Visi misi kami fokus pada kebutuhan rakyat Boltim. Kami telah melakukan pengamatan langsung di lapangan,” jelas Oskar, menegaskan komitmennya untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.
Sementara itu, paslon ARus, Sam Sachrul Mamonto, juga menunjukkan rasa percaya diri saat diwawancarai.
“Kami merasa menguasai materi selama debat. Setiap pertanyaan terasa mudah karena kami telah mempersiapkan diri secara maksimal,” ungkap Sam, menekankan kesiapan mereka dalam menjawab tantangan.
Dengan berakhirnya debat ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur semakin paham tentang visi dan misi dari kedua pasangan calon, sehingga dapat membuat keputusan yang tepat pada hari pemilihan.
Debat ini bukan hanya sekadar ajang adu argumentasi, tetapi juga menjadi jembatan bagi calon pemimpin untuk berinteraksi langsung dengan konstituen dan mendengarkan harapan mereka. (Advertorial)
















