AdvertorialPendidikan

Sosialisasi Ke Ponpes,Rektor Univa 2 Kali Jadi Narsum Ratusan Santri Di Ar Rasyid

952
×

Sosialisasi Ke Ponpes,Rektor Univa 2 Kali Jadi Narsum Ratusan Santri Di Ar Rasyid

Sebarkan artikel ini

Pilaraktual.Com- LABUHANBATU- Rektor Univa Labuhanbatu,Dr. Basyarul Ulya Nasution, S.H.M.M menjadi narasumber dua (2) kali satu lokasi dalam memotivasi ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren Ar Rasyid Pinang Awan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. (22/1/2024).

Dalam acara kunjungan tersebut rektor disambut langsung oleh Kepala Madrasah dan para Dewan Guru, dan santri dengan diiringi sholawat.

Rektor Univa jari narsum Sosialisasi ratusan Santri Wati

Dalam sambutannya Kepala Pondok Aliyah PPM Ar Rasyid Muhammad Ali Poso Nasution M.Pd menyambut dan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Rektor Univa Labuhanbatu yang langsung berkunjung dipesantren Ar Rasyid, karena belum pernah sosialisasi kampus yang langsung dihadiri Rektor.”Kebanggaan tersendiri bagi kami Ponpes Ar -Rasyid di kunjungi langsung oleh Rektor.” Ucap Kepala Sekolah Madrasah Aliyah.

Baca Juga :  Tutup Bimtek PAUD di Manado, Rosita Manoppo Pobela Tekankan Pentingnya Pencegahan Stunting Sejak Dini

Semoga kehadiran Rektor Univa Labuhanbatu memberi inpirasi kepada santri untuk terus melanjutkan jenjang pendidikan ke Universitas. Karena program pendidikan kedepan akan semakin maju, ucapnya.

Rektor menjadi Narsum sosialisasi santri

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut dibagi menjadi dua sesi, diantaranya sesi pertama Rektor Dr Ulya memberi motivasi kepada Santri Kelas XI di Masjid Ar-Rasyid dan sesi kedua memberi Motivasi kepada Santriwati kelas XI di Aula Ponpes Ar-Rasyid.

Dalam sambutannya kepada Para Santri dan Santriwati, Dr Ulya berbagi cerita pengalaman beliau ketika mondok menjadi santri, hingga menjadikan suasana sosiliasasi menjadi lebih antusias.

Santri dan santriwati diharapkan dapat menguasai teknologi termasuk digitalisasi. Maka santri bukan hanya nantinya unggul dalam iptek tetapi juga kuat didalam imtaq. Ungkap Rektor Muda tersebut.

Baca Juga :  Kapolres Mitra Sambangi SMKN 1 Ratahan, Edukasi Siswa soal Narkoba dan Tertib Lalu Lintas

Dr Ulya juga menyampaikan santri diwajibkan mengusai minimal dua (2) bahasa yaitu bahasa inggris dan bahasa arab. Dilingkungan pesantren tidak terlalu sulit dalam mengamalkan bahasa asing, ditambah lagi lingkungan pondok yang sangat mendukung, antara santri yang satu dengan santri yang lain dapat saling berinteraksi dengan menggunakan bahasa inggris dan bahasa arab,maka penguasaan bahasa jauh lebih cepat.

Penguasaan bahasa asing adalah modal yang cukup besar, Itulah sebab nya Rektor Univa suka dan bangga berada di lingkungan Pesantren.” saya sangat suka lingkungan pondok pesantren dan bangga pernah menjadi santri”.Tegas Ulya.(erni)

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Baca Juga :  Tutup Bimtek PAUD di Manado, Rosita Manoppo Pobela Tekankan Pentingnya Pencegahan Stunting Sejak Dini