Kalbar

Kapolresta Pontianak Bahas Penanganan Kejahatan Terhadap Anak Dalam Momen Jumat Curhat

222
×

Kapolresta Pontianak Bahas Penanganan Kejahatan Terhadap Anak Dalam Momen Jumat Curhat

Sebarkan artikel ini

Pontianak, PilarAktual.Com – Seiring maraknya isu dimasyarakat terkait penculikan dan anak sebagai korban kejahatan,polresta Pontianak menanggapi dengan serius dengan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi dalam menangani kejahatan terhadap anak.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Adhe Hariadi,S.I.K,MH bersama jajarannya menggelar kegiatan Jum”at Curhat dengan mengundang instansi terkait yang berkompetensi membidangi penanganan anak sebagai korban maupun anak sebagai pelaku kejahatan.

Kegiatan yang berlangsung di Resto Cita Rasa Jl. Sultan Syarif Abdurahman tersebut dihadiri oleh,anggota DPRD Kota Pontianak Yandi,KPAD,Kadin DP2KBP3,Dinsos Kota Pontianak,Satpol PP Kota Pontianak,dan dari Kemenag Kota Pontianak.Jum’at (10/2/2023).

Dalam sambutannya Kapolresta Pontianak Kombes Pol Adhe Hariadi, S.IK.,M.H. mengatakan, “kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka untuk mencari solusi dan jalan keluar terkait kasus yang terjadi terhadap anak,dar data yang ada, bahwa cukup banyak kasus yang berhubungan dengan perempuan dan anak yaitu penganiayaan dan pencabulan.

Baca Juga :  Klarifikasi Polemik Dana Revitalisasi SDN 39 Sungai Raya, Pihak Sekolah Sebut Papan Anggaran Hanya Tampilkan Biaya Konstruksi

Lanjutnya, trend saat ini terdapat banyak Isu penculikan anak dengan modus penjualan organ tubuh anak-anak. ini harus diantisipasi jangan sampai terjadi di Kota Pontianak,yang lebih miris lagi terdapat laporan kejahatan terhadap perempuan dengan anak dengan mengekploitasi anak, mempekerjakan anak sebagai pengamen dan pengemis agar masyarakat bersimpati dengan tujuan mengambil keuntungan dari kondisi anak-anak tersebut,dan yang lebih memprihatinkan lagi dijadikan sebagai Prostitusi Online.

Faktor ekonomi menjadi salah satu faktor utama terjadinya Kasus Kejahatan Terhadap Perempuan dan Anak saat ini.”Tutur Kapolresta Pontianak.

Menanggapi hal ini anggota DPRD Kota Pontianak sekaligus pemerhati masalah sosial Yandi mengatakan, ” Saya Sangat mengapresiasi langkah dari Polresta Pontianak kali pertama menanggapi dan mengajak untuk berdiskusi terkait Kasus Kejahatan Terhadap Perempuan dan Anak kali ini,Terkait Prostitusi Online, sudah banyak anak-anak yang diamankan,namun kebanyakan dari mereka mengetahui bahwa prostitusi online yang melibatkan anak dibawah umur tidak bisa ditahan,ini menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi tidak adanya efek jera dari pelaku.

Baca Juga :  Kapolresta Pontianak Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Kapolsek Pelabuhan Dwikora

Saya juga berharap adanya sinergitas yang berkesinambungan antar Lembaga dalam upaya mencegah dan menangani kejahatan terhadap anak,dan kami di DPRD Kota pontianak akan selalu mendukung upaya penanganan kejahatan terhadap anak.”Pungkasnya.

Dalam pertemuan tersebut disepakati untuk selalu berkoordinasi dan bekerjasama sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing lembaga dalam upaya menciptakan kota pontianak ramah terhadap anak. (Mia/Polresta Pontianak)

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow