DaerahMaluku UtaraPendidikan

SocFest II Kepulauan Halmahera Digelar, Sekot: Probelm Perkotaan Butuh Analisa Sosiologi.

166
×

SocFest II Kepulauan Halmahera Digelar, Sekot: Probelm Perkotaan Butuh Analisa Sosiologi.

Sebarkan artikel ini

MALUT, PilarAktual.com – Sosiologi Festival (SocFest) II Kepulauan Halmahera 2022, resmi digelar tepatnya, di benteng orange Ternate, Senin 25 Juli malam.

Kegiatan ini dibuka oleh Pemerintah Kota melaluli Sekertaris Kota (Sekot)Ternate, Yusuf Sunya. Bertema, “Sosiologi Kepuluan Halmahera”.

Turut hadir dalam kegiatan itu Mahasiswa dari berbagai unsur BEM hingga OKP Cipayung, para dosen Fisip UMMU, alumni Sosiologi, dan tamu undangan lainya. Sementara pemberi orasi ilmiah diakhiri acara adalah ketua ICMI Malut Dr. Kasman Hi Ahmad.

Dikesempatan tersebut, Sekot Ternate saat membuka SocFest II mengatakan, kegiatan yang sarat nuansa ilmiah semacam ini terus dilakukan. Hal ini jarang dilakukan hanya kalangan tertentu yang memiliki kesukaan pada literasi.

Baca Juga :  Kapolres Mitra Sambangi SMKN 1 Ratahan, Edukasi Siswa soal Narkoba dan Tertib Lalu Lintas

Menurutnya, Kegatan SocFest II ini merupakan medium untuk mendorong guna membaca persoalan persoalan sosial, probelm perkotaan yang butuh dianalisa lewat Sosiologi.

“Problem perkotaan misalkan masalah keseharian tentang kasus lem aibon, narkoba, dan miras segala mecamnya. Tentu ini menjadi perhatian bersama. Belum lagi persoalan kondisi masyarakat tentang kultur. SocFest ini menjadi agenda yang tepat dengan membangkitkan literasi di halmahera ditengah-tengah kemajuan teknologi saat ini,” Kata Yusuf Sunya saat memberi sambutan.

Mewakili program studi Sosiologi, Yahya Alhadad menyampaikan, kegiatan ini merupakan hajatan keluarga atau alumni Sosiologi Maluku Utara. Tema Sosiologi Kepuluan Halmehara sengaja diangkat ini karena bangsa Indonesia memiliki banyak pulau yang perlu didorong terus menerus sehingga halmahera menjalar diseluruh lapisan bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Cegah Bentrok Susulan, Dandim 1509/Labuha Perintahkan Patroli Malam di Babang-Sayoang

“Mambangun nalar Halmahera se-Indonesia harus butuh menyajikan data, apalagi ditengah kondisi krisisnya literasi saat ini,” Kata Yahya.

Sementara, Faris Bobero, salah satu alumi Sosiologi berharap kepada kampus UMMU agar lebih memperkuat pengebadian kepada masyarakat.

Ia menuturkan, sejak dirinya bermahasiswa Tahun 2018 banyak pengalaman menimbah ilmu di kampus UMMU sehingga mencetak para almuni yang luar biasa.

“Apalagi Sosiologi sangat berperan dalam dinamika sosial. Kami berharap UMMU saat ini harus lebih memperkuat pengabdian kepada masyarkat,”Pinta Faris yang juga Pimpinan media itu saat memberi sambutan. (Red)

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Baca Juga :  Tutup Bimtek PAUD di Manado, Rosita Manoppo Pobela Tekankan Pentingnya Pencegahan Stunting Sejak Dini