Batu BaraDaerah

Kenduri Arwah Bagian Dari Tradisi Melayu Dahulu Di Batu Bara

253
×

Kenduri Arwah Bagian Dari Tradisi Melayu Dahulu Di Batu Bara

Sebarkan artikel ini

BATU BARA, PilarAktual.com – Dahulu dimasyarakat Melayu dikenal dengan Kenduri Arwah yaitu Kenduri bersedekah makan umumnya dilakukan hari jumat khususnya selepas sholat Jum’at yang di undang oleh ahli bait/ rumah untuk mengirim doa kepada orang tua, suami/istri, anak atau keluarga yang meninggal dengan menghebahkan surat Al Fatihah, membaca qulhu dan berdoa untuk keselamatan Arwah/Almarhum keluarga yang dituju yang telah meninggal dan kenduri arwah ini umumnya dilakukan di atas satu tahun meninggal.

Hal tersebut disampaikan oleh Muhammad Nurdin Pembina Komunitas penggiat Budaya Melayu Batu Bara kepada reporter media ini, Jumat (26/03/2021) melalui selulernya.

” Setiap tahun di Batu Bara Setiap menjelang atau menyambut bulan puasa masyarakat Melayu Mengadakan atau memanggil tetangga sekitar untuk makan bersama di rumahnya dengan cara berjambar yang di sebut kenduri arwah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi dalam Menjaga Kemananan, Bupati Batu Bara Hadiri Silaturahmi Kapolda Sumut bersama Al Washliyah

Menurutnya, Indonesia merupakan negara yang terkenal akan kekayaan alam dan keanekaragaman budaya. Kondisi ini bisa terjadi karena adanya adat-istiadat dari berbagai suku bangsa yang berbeda-beda, yang menghiasi tradisi yang ada di dalamnya. Tradisi merupakan adat kebiasaan turun-temurun dari nenek moyang yang masih dijalankan oleh masyarakat. Salah satu tradisi yang terdapat pada suku bangsa Indonesia adalah tradisi kenduri arwah.

” Kenduri merupakan perjamuan makan untuk memperingati peristiwa, meminta berkat, dan lain sebagainya. Upacara ini yang terpenting adalah pembacaan doa yang dipimpin oleh orang yang dipandang memiliki pengetahuan tentang Islam, apakah seorang modin atau kiai. Selain itu terdapat seperangkat makanan yang dihidangkan bagi peserta yang disebut berkat,” kata dia

Baca Juga :  Sinergi Bupati Baharuddin dan Menko Pangan Zulkifli Hasan, Dorong Ekonomi Desa dan Kesejahteraan Masyarakat

Untuk itu, lanjutnya, salah satu ciri kenduri arwah yang ada unsur Islamnya disini adalah adanya makanan bersama adapula yang dibagi-bagikan secara suka rela tanpa harus melihat siapa yang menerima (dishodaqohkan), dimana shodaqoh itu merupakan ajaran dalam agama Islam.

Hamidah Penduduk Pematang Kocik Desa Ujung Kubu Kecamatan Nibung Hangus Wilayah kedatukan Lima Laras Kabupaten Batu Bara menuturkan hal sama. Ia dari dulu dan setiap tahunnya melaksanakan Kenduri Arwah ini. (RED)

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow