Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyusul setelah mendapat elektabilitas sebesar 19,2%, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebesar 13,4%.
“Simulasi semiterbuka kita mencatat ada 3 klaster, yaitu di atas 10 persen, di atas 3 persen, dan di bawah 3 persen. Pak Prabowo dan Pak Ganjar itu berimbang. Sejauh ini Pak Ganjar belum melewati Pak Prabowo angkanya tetapi Pak Prabowo tidak menunjukan beda yang signifikan dibanding Pak Ganjar,” kata Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas dalam rilis survei SMRC bertajuk ‘Prospek Partai Politik dan Calon Presiden: Kecenderungan Perilaku Politik Pemilih Nasional’, Selasa (28/12/2021)
Kemudian, nama Prabowo Subianto lagi-lagi memperoleh suara terbanyak pada elektabilitas capres dalam simulasi pertanyaan tertutup dalam survei SMRC ini.
Prabowo Subianto mendapat elektabilias 22,7 persen, disusul Ganjar Pranowo 22,5 persen, dan Anies Baswedan 15,2 persen.
“Pada pertanyaan tertutup 15 nama tokoh, Prabowo Subianto masih berimbang dengan Ganjar, Prabowo dengan 22,7 persen dan Ganjar Pranowo 22,5 persen,” lanjut Sirojuddin dalam paparannya.














