Mitra, PilarAktual.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Minsel-Mitra menggelar pengobatan gratis dan pasar murah di Rumah Restorative Justice, Kecamatan Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Rabu (26/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia (RI) ke-81 yang diperingati pada 2 September 2026. Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Bakti Adhyaksa ke-58 tahun 2026.
Kepala Kejari Minsel-Mitra, Albertus Roni Santoso, SH, MH, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar seremoni.
Menurut dia, Kejaksaan ingin menunjukkan keberadaannya di tengah masyarakat sekaligus mengambil bagian dalam mendukung program pemerintah.
“Kegiatan ini bukan hanya kegiatan seremonial semata. Ini merupakan salah satu wujud nyata Kejaksaan RI dalam mendukung program pemerintah, termasuk ketahanan pangan dan peningkatan kesehatan masyarakat,” kata Albertus.
Dalam kegiatan itu, masyarakat mendapatkan akses layanan pengobatan gratis serta pasar murah. Program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung, khususnya bagi warga yang membutuhkan.
Albertus menegaskan, Kejari Minsel-Mitra berkomitmen membangun kedekatan dengan masyarakat di dua wilayah kabupaten yang menjadi bagian dari wilayah kerjanya, yakni Minahasa Selatan (Minsel) dan Minahasa Tenggara (Mitra).
“Kami tidak membeda-bedakan antara Minsel dan Mitra.
Karena itu, kami mencoba membangun hukum dari bawah, mulai dari tingkat desa atau hukum tua. Di antaranya melalui kegiatan pengobatan gratis dan pasar murah,” ujarnya.
Menurut Albertus, pelaksanaan berbagai kegiatan sosial tersebut tidak dapat dilakukan Kejaksaan seorang diri.
Sinergi dengan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian penting dalam memastikan program dapat berjalan dan menyentuh masyarakat.
Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada momentum peringatan hari lahir Kejaksaan.
Program sosial, menurutnya, harus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi benar-benar mengena kepada masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan. Semoga masyarakat memperoleh manfaatnya,” tutur Albertus.
Selain kesehatan dan ketahanan pangan, Kejari Minsel-Mitra juga menaruh perhatian terhadap persoalan stunting di Kabupaten Minahasa Tenggara.
Albertus bahkan menyatakan kesiapannya untuk ikut menjadi keluarga asuh bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan.
“Kalau ada keluarga yang memiliki anak stunting di Kabupaten Minahasa Tenggara, silakan disampaikan kepada kami. Kami bersedia menjadi keluarga asuh,” katanya.
Ke depan, Kejari Minsel-Mitra berencana melanjutkan dukungan melalui pemberian asupan gizi bagi anak-anak yang mengalami stunting.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Mitra David H. Lalandos, AP, MM, Wakil Ketua TP-PKK Mitra Ny. Sandra Tuda Kindangen, S.Th, M.Pd, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Lingkan Lalandos Mumekh, Anggota DPRD Mitra Vanda Rantung, SE, Asisten I M. Irwan Abdjulu, SE, Asisten III Ir. Elly Sangian, ME, serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Hadir pula Kepala Dinas Kesehatan dr. Tommy Suleman, Kepala Dinas Pangan Olvi Tambajong, Kepala Dinas PUPR Ir. Rommy Ole, ST, M.Si, Camat Ratahan Arce Kalalo, SH, MH, Camat Ratahan Timur Rocky Gara, ASN, PPPK, dan masyarakat setempat.
















