Berita UtamaKalbar

Melalui Transformasi Tata Kelola Keuangan,Jasa Raharja Wujudkan Efisiensi dan Akurasi dalam Melayani Masyarakat

561
×

Melalui Transformasi Tata Kelola Keuangan,Jasa Raharja Wujudkan Efisiensi dan Akurasi dalam Melayani Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Jakarta, PilarAktual.Com – Jasa Raharja resmi Mengimplementasikan sentralisasi Pembayaran Transaksi Keuangan pada 1 Oktober 2025. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam transformasi tata kelola keuangan perusahaan,dengan tujuan utama untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi proses bisnis, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat.(18/12/25)

Sentralisasi ini merupakan kelanjutan dari rangkaian proses yang telah berlangsung sejak Februari 2025 melalui tahap uji coba, pilot project, hingga Big Bang implementation yang melibatkan seluruh Kantor Wilayah dan Cabang Jasa Raharja di Indonesia.

Program ini mensentralisasi seluruh transaksi keuangan, baik santunan maupun non-santunan, ke Kantor Pusat, guna mewujudkan proses pembayaran yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

“Sentralisasi ini lebih dari perubahan sistem, karena merupakan bagian dari transformasi menyeluruh untuk menciptakan proses bisnis yang lebih efisien,terintegrasi, serta berorientasi pada pelayanan publik yang unggul,” ujar Bayu Rafisukmawan, Direktur Keuangan Jasa Raharja.

Baca Juga :  Aksi Pemasangan Jendela oleh Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu pada Rumah Bapak Suroto

Melalui penerapan sentralisasi, seluruh proses approval pembayaran kini dilakukan secara terpusat di Kantor Pusat, sementara Kantor Wilayah dan Cabang berfokus pada aspek kelengkapan dokumen, keabsahan dokumen, serta optimalisasi pendapatan dan pelayanan.

Sistem ini juga memungkinkan pemantauan transaksi secara real-time melalui dashboard digital dan analisis data, sehingga pengawasan serta pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan akurat.

Selain meningkatkan efektivitas dan mitigasi risiko, kebijakan ini juga memperkuat tata kelola perusahaan dengan sistem pengawasan melekat dan audit berbasis risiko, sejalan dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang dijalankan secara konsisten oleh Jasa Raharja.

“Dengan sistem yang tersentralisasi dan digitalisasi, seluruh proses keuangan dapat dilakukan lebih transparan dan efisien. Hal ini akan memperkuat kontrol internal serta memastikan penyaluran santunan dan layanan kepada masyarakat berlangsung tepat waktu,” jelas Bayu.

Baca Juga :  Dinding Bata Mulai Berdiri, Harapan Pak Suroto Miliki Rumah Layak Kian Nyata Berkat TMMD ke-130

Sebagai bagian dari program ini, Jasa Raharja juga melaksanakan upskilling danreskilling bagi pegawai di seluruh wilayah agar siap beradaptasi dengan sistem keuangan baru.

Proses perubahan ini didukung dengan tahapan change management melalui kegiatan Townhall, Sosialisasi, dan Bimbingan Teknis (Bimtek)yang melibatkan lebih dari 1.600 insan Jasa Raharja di seluruh Indonesia.

Bayu menambahkan “Penerapan sistem sentralisasi ini memberikan kontrol yang lebih kuat terhadap arus kas Perusahaan dan memastikan perencanaan keuangan berjalan lebih akurat dan efisien.

Dengan basis data yang terintegrasi, kami dapat mengambil keputusan keuangan secara lebih cepat dan tepat, yang pada akhirnya berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.”(Mia)

Sumber: Humas Jasa Raharja

Baca Juga :  Dari Balik Jeruji Menuju Kemandirian, Warga Binaan Lapas Rantauprapat Belajar Keterampilan Barbershop

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow