Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama pengelolaan bersama air bersih antara Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dan Pemerintah Kota Kotamobagu. Asisten III Setda Kota Kotamobagu, Moch. Agung Adati, S.T., M.Si., menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi sebelumnya antara kedua kepala daerah.
“PDAM Bolmong memiliki sumber air bersih yang sebagian besar mengalir ke Kota Kotamobagu, di mana sekitar 80 persen konsumennya berada. Karena itu, pengelolaan bersama menjadi solusi agar pelayanan lebih optimal dan menguntungkan kedua daerah,” ujar Agung.
Ia menambahkan, saat ini kajian kerja sama masih dilakukan, dengan melibatkan para pakar untuk menilai aspek legalitas, prospek ekonomi, dan kualitas layanan ke depan.
Hadir pula dalam pertemuan ini Pembina Universitas Muhammadiyah Manado, Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, DEA., jajaran pimpinan Universitas Muhammadiyah Manado, jajaran Direksi PDAM Bolmong, serta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Kotamobagu.
















