HALSEL,PA- Warga kecamatan Bacan Barat dan Kasiruta Timur, mengaku heran dengan sikap pemerintah daerah kabupaten Halmahera Selatan. Dimana kurang lebih empat tahun jalan yang dibuka oleh Bahrain Kasuba tak dilanjutkan sejingkal tanah pun.
Tanda tanya ini disampaikan warga saat bertatap muka dengan Calon Bupati Nomor urut 1 Bahrain Kasuba dan Umar Hi Soleman, dalam jadwal kampanye zona I Bacan, Kastim dan Bacan Barat.
“Memangnya selama empat tahun ini mereka buat apa, sampai-sampai jalan satu Jingkal saja tidak dikerjakan,”tanya warga.
Menanggapi Hal tersebut, Wakil ketua tim pemenangan calon bupati dan wakil bupati kabupaten Halmahera Selatan, nomor urut satu, Bahrain Kasuba dan Umar Hi Soleman, Sagaf Hi Taha, menyampaikan, pihaknya telah menyuarakan terkait jalan lingkar pulau Kasiruta dan bacan namun tidak diindahkan oleh pemerintah itu sendiri.
“Di DPRD kami suda menyuarakannya namun lagi-lagi kekesalan yang kami dapatkan, karena tidak digubris,”sebutnya.
Olehnya itu, Di hadapan masyarakat Suma Tinggi, Kokotu, Nang dan Indari, Lelojaya, Sagaf mengatakan kepemimpinan Bassam Kasuba sebagai bupati layak dikritik karena kebijakannya belum menyentuh langsung dengan masyarakat Bacan Barat.
“Jalan lingkar pulau Bacan ini harusnya menjadi fokus Bassam Kasuba sebagai bupati. Setidaknya ada kelanjutan pembangunannya. Tetapi kurang lebih empat tahun 9 atau 10 bulan dia memimpin Halsel ini, kitorang pe jalan tidak ada progres. Ini yang perlu torang kritik” kata Sagaf.
Politisi Golkar ini menjelaskan, asas pemerintahan adalah keberlanjutan, sehingga kegiatan pembangunan yang sudah ada dan dianggap belum tuntas di jaman pemerintahan sebelumnya, itu dapat dilanjutkan oleh Bassam Kasuba sebagai bupati Halsel.
“Yang nampak hari ini di pemerintahan Bassam Kasuba bukanlah pemerintahan berkelanjutan dalam proses pembangunan” tutur ketua komisi I DPRD Halsel.
Dia menyebut di jaman Bahrain Kasuba, pembangunan infrastruktur Halmahera Selatan di berbagai sektor meningkat.
Bahkan lanjut dia, periodesasi Bahrain Kasuba berada pada fase pembangunan ini lagi mengalami peningkatan. Semakin naik. Tetapi di jaman Bassam Kasuba pembangunan Halsel seperti mengalami penurunan.
“Di jaman Bahrain Kasuba kitorang bisa sebut pembangunan Halmahera Selatan ini mengalami kemajuan. Seperti pembangunan puskesmas di 14 Kecamatan, pembangunan RSUD Labuha, membuka badan jalan lingkar Mandioli maupun pulau Bacan, pasar modern, Mall Saruma. Semua itu menunjukkan kemajuan daerah di berbagai sektor di Halsel”
“Sedangkan di era Bassam hari ini apa yang mau dibanggakan? Pembangunan kitorang justru mengalami kemunduran yang berada di titik terendah” ujarnya.
Ia bahkan menyebut jalan lingkar pulau Bacan maupun Kasiruta dan Mandioli, sejengkal atau sentimeter pun tidak pernah dibangun oleh pemerintahan hari ini.
Sehingga bagi dia, masyarakat harus benar-benar memilih pemimpin yang bisa mengerti kebutuhan masyarakat dan dapat menepati janji yang diucapkan.
“Kalau pak Bahrain ini bukan lagi berjanji, karena dia sudah membuktikan itu pada periode 5 tahun lalu. Sedangkan yang lain belum berbuat apa-apa”
“Jadi bapak/ibu jangan salah pilih pemimpin. BK ini su berbuat, kalau yang lain dorang masih bisa berjanji” pungkasnya.
















