PilarAktual.com- Setelah mencabut laporan kasus dugaan penipuan yang menyeret keluarga Kasuba yakni Muhammad Kasuba dan Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba, Pengusaha inisial LS Banjir proyek.
Kabar LS banjiri proyek di Pemda Halmahera Selatan ini mencuat setelah Polda Maluku Utara menghentikan proses hukum terkait kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp 5,2 miliyar yang dipakai terperkara saat konsolidasi Pilkada 2020.
Kasus yang menyeret Muhammad Kasuba dan Bassam Kasuba ini dilaporkan seorang pengusaha berinisial LS. Di mama LS sendiri dijanjikan akan diberikan proyek setalah pasangan Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati, namun setalah dilantik proyek yang dijanjikan tak kunjung diberikan.
Bahkan kasus penipuan ini tegah dalam penyidikan Polda Maluku Utara dan sudah mengantongi nama-nama calon tersangka oleh penyidik, namun setelah Basam Kasuba menjabat Bupati Halmahera Selatan menggantikan mendiang Usman Sidik, kasus pun dihentikan karna LS mencabut laporan Polisi.
Setelah kasus dihentiakan, LS dikabarkan menerima sejumlah proyek pada paket pelaksanaan pekerjaan darurat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan tahun anggaran 2024.
Berikut ini daftar paket bencana yang dikerjakan oleh pengusaha LS diantaranya, paket pekerjaan darurat jembatan semi permanen Desa Kurunga, paket pekerjaan darurat jembatan semi permanen Desa Gafi.
Serta, Paket pekerjaan darurat talud pantai Desa Sidopo, dan paket pekerjaan darurat talud pantai Desa Nang, serta paket pekerjaan darurat normalisasi dan perkuatan tebing sungai Desa Kubung.
Dati sejumlah paket yang melekat pada BPBD tersebut diberikan kepada LS, kontraktor yang melaporkan Muhammad Kasuba dan Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba ke Ditkrimum Polda Maluku Utara.
Informasinya, Bupati Bassam Kasuba dan Pengusaha LS melalukan pertemuan di Jakarta difasilitasi Kepala Bencana Halmahera Selatan Aswin Adam, dari pertemuan itu terjadi kesepakatan bahwa seluruh proyek bencana diberikan kepada LS. Dan akhirnya seluruh paket bencana itu diberikan kepadanya dan saat ini sudah mulai dikerjakan. (Tam/Red)
















