Usai Hari Terakhir Mabit di Mina, 151 Jamaah Haji Indonesia Wafat

Ilustrasi.

MAKKAH – Berdasarkan data sistem informasi dan komputerisasi haji terpadu (Siskohat) Kementerian Agama (Kemenag) hingga Rabu (14/8/2019) pukul 13.39 WAS, tercatat total jamaah meninggal ada 151 orang.

Sebanyak 23 jamaah haji meninggal dunia selama masa operasional satuan tugas Mina pada 7 Agustus-13 Agustus 2019.

“Jumlah jamaah tersesat selama operasional satgas Mina sebanyak 290 orang. Sedangkan sebanyak 26 jamaah dilaporkan hilang dan sudah ditemukan kembali oleh petugas,” demikian diungkapkan Wakasatgas Agus Miroji dalam laporannya, Rabu (14/8/2019).

Dia melanjutkan, jumlah jamaah haji yang telah masuk Mina tercatat sebanyak 529 kelompok terbang atau kloter.

Sementara jumlah jamaah haji yang melaksanakan nafar awal sebanyak 122.727 jamaah dan yang melakukan nafar tsani adalah 92.676 jamaah.

Pelaksanaan distribusi katering di Mina, terhitung mulai 10-12 Dzulhijah dengan 9 kali makan untuk 529 kloter, tercatat sebanyak 1.863.236 boks makanan.

Sebelumnya, Menag memaparkan, kondisi di Mina adalah tahapan terberat dam ibadah haji.

“Selalu saya mengatakan di banyak kesempatan, problem terberat haji itu di Mina. Karena kondisi tidak permanen. Beda dengan Makkah, Madinah yang tinggal di hotel. Di Arafah, Muzdalifah dan Mina semua serba darurat. Tenda baru dibuat, listriknya, toilet dan sebagainya,” jelas dia. (*)