‘Sulap’ Agya Merah Jadi Putih Lalu Dijual Murah, Sindikat Curanmor ini Diringkus Timsus Maleo
Para Tersangka Curanmor Yang Diringkus Timsus Maleo. Polda Sulut.

Manado, PilarAktual.com  – Timsus Maleo Polda Sulawesi Utara (Sulut) bersama Resmob Polsek Maesa Bitung berhasil membongkar sindikat pencurian dan jual beli kendaraan bermotor hasil kejahatan bermodus merubah warna cat kendaraan, Rabu (27/05/2020).

Bermula dari informasi yang diposting di group Facebook (FB) Maleo Team Polda Sulut pada Senin (11/05), tentang hilangnya sebuah mobil Toyota Agya warna merah bernomor polisi DB 1396 CF.

Diketahui dari postingan, mobil tersebut hilang di wilayah Maesa, Kota Bitung pada Jum’at (08/05) malam. Kejadian ini lalu dilaporkan ke Polres Bitung dan Polsek Maesa.

Berdasarkan informasi yang diterima, Timsus Maleo segera melakukan penyelidikan dan berhasil membekuk para tersangka yang merupakan sindikat.

Baca Juga :   Kapolres Minsel Silaturahmi ke Pengurus Masjid Al Muhajirin

Dalam penangkapan dipimpin Kanit 3, Aiptu Kowaas, awalnya tim menangkap SL (31), oknum warga Madidir Ure, Maesa, di wilayah Dumoga Barat, Bolaang Mongondow, yang diduga kuat sebagai ‘otak’ di balik kasus ini.

SL tak lain merupakan pacar korban (pemilik mobil). Dalam kasus ini, SL berperan membuat kunci duplikat dan mencuri mobil tersebut saat diparkir di sekitar lapangan Maesa.

Dari keterangan SL, tim kemudian menuju Bitung dan menangkap AM (33), oknum warga Pateten Satu, Maesa. AM berperan sebagai perantara dan menjual mobil hasil curian tersebut seharga Rp. 25 juta.

Tersangka lain yang ditangkap selanjutnya adalah JK (38), oknum warga Kleak, Malalayang, Manado. JK berperan sebagai penjual mobil tersebut seharga Rp. 28 juta.

Baca Juga :   Polda Malut, Berikan Bantua 196 Beras Kepada Masyarakat Di Lingkungan Bandara

Kemudian, tim juga menangkap tersangka K (52), oknum warga Dendengan Dalam Manado. K merupakan penyandang dana dalam sindikat ini.

Tak kenal lelah, tim selanjutnya mencari keberadaan barang bukti, yang akhirnya ditemukan terparkir di pinggir ring road Manado, dalam keadaan telah berubah warna menjadi putih dan tanpa nomor polisi.

Sementara itu Wakatimsus Maleo Polda Sulut, AKP Frelly Sumampouw mengatakan, disinyalir sindikat ini memiliki rekanan bengkel cat untuk merubah warna kendaraan.

Ditambahkan Wakatimsus, tersangka awalnya akan menjual mobil tersebut kepada netizen anggota group FB Maleo Team Polda Sulut.

“Para tersangka beserta barang bukti selanjutnya diserahkan ke Polsek Maesa Bitung untuk diproses hukum lebih lanjut. Kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada jika ada pihak yang menjual kendaraan bermotor dengan harga murah dan tidak dilengkapi surat-surat. Karena tidak menutup kemungkinan kendaraan tersebut hasil tindak kejahatan,” pungkasnya.

Baca Juga :   Kajati Malut, Perintahkan Asintel dan Kasih Pengkum Proses Lanjut DD Orimakurunga
(Sumber: Humas Polda Sulut)