PilarAktual.com Cilacap Jateng.
Sejumlah desa di wilayah Kecamatan Kedungreja terendam banjir pasca hujan lebat yang menguyur dalam sepekan ini. Adapun wilayah yang terdampak banjir antar lain Desa Bangunreja, Desa Ciklapa, Desa Jatisari dan Desa Bumireja. Ketinggian banjir bervariasi mulai 50 sampai 70 cm, bahkan dibeberpa titik ketinggian air ada yang lebih.

Terkait hal itu, anggota TNI (Babinsa) jajaran Koramil 12/Kedungreja membantu warga setempat melakukan upaya evakuasi ke tempat yang lebih aman. Beberapa titik evakuasi sudah ditentukan untuk mengakomodir para pengungsi banjir, Kamis (19/11/20)

Dalam kesempatan itu, Danramil 12/Kedungreja Kapten Inf. Tasino memaparkan terkait titik evakuasi yang sudah disiapkan dan jumlah pengungsi yang sudah terdata yaitu Desa Bangunreja titik evakuasi di SD N 02 Bangunreja sebanyak 17 jiwa 6 KK, SDN 04 Bangunreja sebanyak 10 jiwa 4 KK.

Baca Juga :   Cegah DB, Koramil 07 Maos Kawal Monitoring Pemberantasan Sarang Nyamuk

“Titik pengungsian Desa Ciklapa berada di Gedung Graha sebanyak 264 Jiwa, Mesjid Baitu Rohman Ciklapa sebanyak 30 orang dan GOR Kedungreja sebanyak 24 jiwa. Titik pengungsian Desa Bumireja berada di Mesjid Baiturokhim Bojong dan Mushola setempat sebanyak 60 jiwa. Dan titik pengungsian Desa Jati Sari berada di Rumah RW Cibabut sebanyak 31 jiwa dan Posko Muntamah sebanyak 4 jiwa,” papar Danramil.

Hingga saat ini, Danramil bersama forkopincam masih melaksanakan pendataan jumlah pengungsi. Selain itu mengkoordinir bantuan partisipasi warga sekitar baik dari instansi maupun organiasi masyarakat setempat.

“Terkait kondisi banjir yang belum juga surut, kami selaku aparat diwilayah Kedungreja mengingatkan warga khususnya yang berada di pengungsian agar menjaga diri dan keluarga agar tetap menjaga kesehatan, karena kondisi pengungsi saat ini ditempat tang lembab tentunya rentan terkena penyakit,” harap Danramil.

Baca Juga :   Satreskrim Polres Ternate, Ungkap Empat Spesialis Pelaku Pencurian Antar Provinsi

#(Sugeng.S/Urip)