Redam Konflik, Totok Daryanto Usulkan Kongres Pemilihan Ketua Umum PAN Dipercepat

  • Whatsapp

JAKARTA, PilarAktual.com – Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional ( PAN) Totok Daryanto mengusulkan, pelaksanaan Kongres PAN di percepat. Sebab, menurut dia, situasi internal PAN menjelang Kongres semakin memanas terkait dukungan para kader terhadap kandidat-kandidat calon ketua umum.

“Daripada ribut terus dan saling tuduh kontraproduktif di antara para kader pendukung antarkandidat, maka semakin cepat dilaksanakan Kongres semakin baik,” kata Totok dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/12/2019).

Bacaan Lainnya

Totok mengatakan, situasi internal PAN yang kian memanas disebabkan para kader yang terafiliasi pada salah satu calon ketua umum, terlalu bersemangat memenangkan jagoannya.

“Semua mempunyai niat baik untuk mewujudkan mimpi menjadikan PAN partai besar dalam Pemilu 2024. Mereka meyakini para kandidat yang didukungnya adalah kader handal yang mampu merealisasikan mimpi-mimpi tersebut,” ujar dia.

Kendati demikian, kata Totok, beberapa dukungan yang ditunjukkan kader terkesan berlebihan.

Salah satunya dengan mendiskreditkan salah satu tokoh partai.

Totok menilai, cara tersebut dapat merugikan internal PAN itu sendiri dalam jangka panjang.

“Kalau dibiarkan terus seperti ini maka semakin lama waktu diselenggarakannya Kongres, maka akan semakin jatuh nama baik para kandidat,” kata Totok.

Lebih lanjut, Totok mengingatkan, jika saling serang antar pendukung calon ketua umum masih dilakukan, maka dikawatirkan PAN mendapatkan ketua umum yang cacat citranya.

Oleh karena itu, ia meminta para kader menunjukan politik yang matang dan dapat menyelesaikan pemilihan ketua umum dalam Kongres.

“Saya meyakini sebagian besar kader PAN adalah politisi yang matang dalam berpolitik. Semua hiruk pikuk ini akan berakhir dengan terpilihnya Ketum dalam Kongres,” pungkas dia.

Sebelumnya, Ketua Steering Commite (SC) Rakernas PAN Saleh Daulay Partaonan mengatakan, Kongres PAN akan digelar paling lambat pada bulan Maret 2019.

Namun, tanggal pelaksanaan Kongres belum ditentukan mengingat pertimbangan teknis.

“Kongres PAN akan dilaksanakan selambat-lambatnya pada bulan Maret 2020. Kami belum menentukan tanggalnya langsung karena mengingat persoalan teknis akomodasi dan transportasi,” kata Saleh di Hotel Millennium, Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (7/12/2019).

Saleh mengatakan, meski belum ditentukan, tapi ada sembilan daerah yang menjadi kandidat calon tuan rumah Kongres.

Sembilan daerah itu adalah Sumut, Sumbar, Lampung, DKI Jakarta, DIY Yogyakarta, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan dan Papua.

“Jadi saya kira udah sembilan ya, jadi sembilan tempat ini lah nanti yang akan dibawa ke dewan pimpinan pusat PAN, untuk dilakukan verifikasi dan juga survei tempat itu,” ujar dia.

Saleh berharap, daerah yang terpilih menjadi tuan rumah Kongres PAN memiliki fasilitas yang memadai, mengingat 3.000 kader akan hadir dalam agenda lima tahunan tersebut. (*)

Pos terkait