BOLSEL – Program Pemanfaatan Sejengkal Tanah di Kecamatan Tomini, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara, memberikan hasil maksimal.
 
Buktinya panen jagung secara perdana dilakukan di Desa Tolutu, di atas lahanseluas 17 hektare dilakukan pada Jumat (16/2/2018).
 
Kata Camat Tomini Suprin Mohulangio, Minggu (18/2/2018), saat ini masyarakat semakin giat menanam jagung dan komoditas lainnya.
 
Memanfaatkan lahan tidur menjadi produktif.
 
“Alhamdulilah, ekonomi masyarakat sudah mulai tumbuh dengan gerakan pemanfaatan lahan. Panen kemarin baru sebagian, masih banyak yang belum dipanen,” ujar Camat.
 
Menurut camat, jika dilihat dari lapangan untuk satu hektare lahan bisa menghasilkan kurang lebih delapan ton jagung, atau jika dikali 17 bisa menghasilkan sekitar 136 tonjagung.
 
“Nanti untuk penjualan kita akan buka peluang pasar,” ujarnya.
 
Senada diucapkan oleh Anton Husna, Ketua Kelompok Tunas Inti (KTI) yang berharap kepada pemerintah kecamatan dan masyarakat untuk bersama – sama memanfaatkan Program Sejengkal Tanah.
 
“Khususnya memfasilitasi semua keluhan masyarakat demi menunjang suksesnya program ini,” ujarnya.
 
Sebagai ketua kelompok, Anton mendukung program tersebut dan berharap agar masyarakat tidak melepas hewan secara liar agar program ini berjalan maksimal.
 
Apalagi bantuan bibit seperti jagung, semua diadakan oleh pemerintah kepada masyarakat.
 
Kemudian turut mengawasi pertumbuhannya secara bersama – sama sampai menghasilkan.
 
“Ini juga sebagai bukti pemerintah untuk hidup berdampingan dengan masyarakat dalam peningkatan kesejahteraan,” tukasnya.(Tribun Manado)
Baca Juga :   Bunda CEP Gelar Ibadah Pra Natal Bersama Wartawan Dan Anak Yatim Piatu