Polres Minsel Terapkan Protokol Kesehatan di Setiap Kegiatan Paslon Peserta Pilkada - PilarAktual.com

Minsel, PilarAktual.com – Polres Minahasa Selatan menerapkan upaya taktis penyekatan massa dalam pelaksanaan pengamanan pada setiap kegiatan tatap muka ataupun konsolidasi tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020.

Terpantau pada Jumat petang (13/11/2020), sebanyak 114 personel jajaran Polres Minsel menggelar pengamanan agenda Pilkada yang diadakan oleh 2 (dua) Paslon Bupati/Wakil Bupati Minsel yakni Michaela Paruntu – Ventje Tuela (MEP-VT) yang diusung oleh Partai Golkar; dan Paslon Franky Wongkar – Petra Rembang (FDW-PYR) yang diusung oleh PDIP.

Paslon Bupati/Wakil Bupati Minsel nomor urut 1 Michaela Paruntu – Ventje Tuela (MEP-VT) melaksanakan kegiatan pelantikan tim pemenangan di Perkebunan Tongkaina, Desa Pakuweru, Kecamatan Tenga.

Baca Juga :   Peduli Covid-19, Polda Malut Salurkan 23 Ton Bantuan Beras Kapolri

Sedangkan Paslon Bupati/Wakil Bupati Minsel nomor urut 3 Franky Wongkar – Petra Rembang (FDW-PYR) melaksanakan kegiatan pertemuan di Desa Sapa Barat, Kecamatan Tenga; serta peresmian Posko Pemenangan di Desa Elusan dan Desa Tewasen, Kecamatan Amurang Barat; dan di Desa Wuwuk Raya, Kecamatan Tareran.

Dalam setiap pembukaan kegiatan konsolidasi, personel Polres Minsel, membacakan Maklumat Kapolri nomor Mak /3/ IX/2020, tanggal 21 September 2020, tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020.

“Adapun Pembacaan Maklumat ini untuk mengingatkan kepada para Paslon, simpatisan dan masyarakat pada umumnya, agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan Pilkada,” ungkap Kapolres Minsel AKBP Norman Sitindaon, SIK; yang memimpin langsung kegiatan pengamanan.

Baca Juga :   Bupati Sehan Landjar Serahkan SK 100 Persen Kepada CPNS Angkatan Tahun 2018

Pengamanan yang dilaksanakan Polres Minsel mendapatkan dukungan unsur TNI dan instansi terkait Pemkab Minsel, seperti Sat Pol PP dan Dishub. “Mekanisme pengamanan yakni dilakukan dengan pam terbuka, menggelar personel berseragam dinas; serta pam tertutup dari fungsi intelijen,” terang Kapolres.

Terpantau para personel Polres Minsel, melaksanakan pengamanan di lokasi kegiatan konsolidasi serta penyekatan di sejumlah titik. “Maksud dari penyekatan ini yakni sebagai upaya mengantisipasi terjadinya penumpukan massa atau kerumunan yang berpotensi terjadinya kluster baru Covid-19,” tambahnya.

Hingga akhir kegiatan konsolidasi, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Minsel tetap dalam keadaan aman, lancar dan kondusif.

Penulis: Heisye Lumenta