Pembangunan Mesjid Raya 2020 Tidak Di Anggarkan, Kadis Perkim-LH: 2021 Kelola DAk Dan DAU 84 Miliyar

  • Whatsapp

LABUHA, Pilaraktual.com — Kepala Dinas Perumahan Perumahan Rakyat Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim-LH), Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara Ahmad Hadi menyampaika, tahapan pembangunan Mesjid Raya Halsel pada Tahun 2020 tidak di anggarkan oleh Pemeritah daerah (Pemdah) Halsel.

Namun adanya pemangkasan terkait dengan masalah covid-19 sehingga tidak disediakan oleh pemerintah daerah (Pemda) Halsel.

Bacaan Lainnya

“Di tahun 2020 program pembangunan mesjid Raya pada Dinas Perkim-LH tidak ada, karena Pemda Halmahera Selatan tidak menganggarkannya, akibat adanya pandemi covid 19 Ujar Kepala Dinas Perkim-LH Halsel kepada wartawan , Kamis (10/6/2021).

Selain itu lanjut Ahmad Hadi, Kalau untuk di tahun 2021 progres atau dokumennya, suda masuk di Unit layanan pengadaan barang Jasa (ULP) Halmahera Selatan pada bulan April lalu. Namun, sampai saat ini ULP belum ditayangkan.

” Jadi di 2021 Dokumen suda kami masukan di ULP dari bulan April lalu, tinggal menunggu tayang,” Ujarnya.

Ahmad bilang, Dinas Perkim-LH Halmahera Selatan di 2021, memiliki anggaran Kesuluruhan 84 miliyar. Terbagi atas anggaran dana alokasi khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU).

” Untuk total anggaran di 2021 untuk DAU 70 Miliyar dan DAK 14 Miliyar. Tetapi adanya refokusin 8 persen dalam penanganan Covid 19, namun data tersebut belum kami mengantongi, sehingga belum bisa menyampaikan secara rinci,” Tuturnya.

Selain itu, Ahmad menyampaikan, Tahun ini dinas Perkim-LH di percayakan kelola angaran pembangunan Mesjid Raya tahap V Senilai 11 Miliyar.

” Dana 11 Miiliyar itu, untuk di gunakan untuk pekerjaan finishing, pelataran, kaligrafi dan penataan bagian dalam ruang sholat dan bagian depan serta bagian lantai bawah,” Katanya.

Kepala Dinas Perkim-LH itu mangemukan, Anggaran DAK sendiri di pergunakan untuk Pembangunan Sanitasi , Air Bersih dan pembangunan perumahan sesuai petunjuk tekhnis dari kementrian PUPR pusat,” Jelanya.

Untuk anggaran DAU sendiri, terkait dengan program-program di Daerah, sesuai renjang dinas yang diusulkan ke pemerintah daerah Halsel. Tapi DAU masih ada refokosen sehingga sementara masih dalam tahap pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menyetujui besaran anggaran hasil refokusen kemudian lanjut pelaksanaan kegiatan dan programnya. (Red)