Musim Bermain Layang Layang Di Batu Bara

BATU BARA, PilarAktual.com – Layangan atau layang layang sebagian orang Melayu di semenanjung Malaya menyebutnya Wau merupakan lembaran bahan tipis berkerangka yang diterbangkan ke udara dan terhubungkan dengan tali atau benang ke daratan atau pengendali.

Permainan layang-layang dengan memanfaatkan kekuatan hembusan angin sebagai alat pengangkatnya permainan ini sangat mengasyikkan dan sudah dikenal luas di seluruh dunia.

Di Batu Bara saat ini di berapa daerah atau kampung lagi musim bermain layang terutama di Kecamatan Tanjung tiram, Kecamatan Nibung Hangus dan Kecamatan Talawi beraneka ragam layang layang yang di buat layang Jalagudi, layang Sri bulan, layang Kepetek, Layang Tunggung dan banyak lagi nama layang sesuai tempat dan daerah masing masing

Baca Juga :   Banser GP Ansor Siap Bantu Polisi Amankan Natal dan Tahun Baru

Datuk Zainuddin Tokoh Melayu yang masih keluarga kedatukan Lima Laras kepada Media ini, Minggu (23/2/2020) menjelaskan bahwa di Desa Bagan Dalam Kecamatan Tanjung Tiram Anak dan Remaja bermain layang setelah pulang dari sekolah dan setelah sholat Dzuhur mereka bermain layang layang

Sementara, Muhammad Nurdin menceritakan pada tahun lalu di Batu Bara pernah di adakan event layang layang bertaraf internasional yang di laksanakan oleh Komunitas Insan Tradisional Olah Raga (KITO) Batu Bara di Pantai Sujono (Perjuangan), Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara, yang di ikuti oleh pelayang dari Singapura, Malaysia, Jakarta, Riau, ” ungkap Nurdin Sekretaris Lembaga Generasi Melayu Batu Bara yang saat itu masuk dalam kepanitiaan event tersebut. (SDS)

Baca Juga :   Satgas TMMD Bersama Kepala Desa Cimrutu, Datangi Rumah Sukanda, Penerima Rehab RTLH