Lakalantas, Cucu Wabup Pohuwato Tak Terselamatkan

  • Whatsapp
Ikustrasi.
Gorontalo, PilarAktual.com – Malang benar nasib Kiran Haras yang masih berusia 4 tahun. Bocah cantik yang merupakan cucu dari Wakil Bupati Pohuwato, Amin Haras ini, meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD Bumi Panua usai kejadian kecelakaan lalulintas yang terjadi di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Lomuli, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato.

Informasi yang berhasil dihimpun, Kiran Haras yang merupakan anak dari Dedi Haras, mengalami kecelakaan sekitar pukul 12.00 Wita. Saat itu, sepeda motor jenis Honda CBR dengan nomor Polisi DM 4223 DE, dikendarai oleh Hamzah Olii (25) warga Desa Lemito, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato berboncengan dengan Kiran Haras (4), warga Desa Suka Damai, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato dengan posisi, Kiran Haras berada di depan.

Hamzah Olii bergerak dari arah Desa Lemito menuju ke arah Popayato. Ketika melintas di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Lomuli, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato, tiba-tiba saja Hamzah Olii hilang kendali dan menabrak mobil truk DM 9311 BB yang sedang parkir di bahu jalan sebelah kiri. Truk tersebut menghadap ke arah jurusan Lemito, yang dikemudikan oleh Husni Pakaya (27), warga Desa Telaga, Kecamatan Popayato.

Atas kejadian itu, Hamzah Olii dan Kiran Haras terpental ke aspal, sehingga mengalami luka-luka. Keduanya sempat dirawat di Puskesmas Lemito dan kemudian dirujuk ke RSUD Bumi Panua. Namun sayang, dalam perjalanan menuju RSUD Bumi Panua, Kiran Haras meninggal dunia.

Kapolres Pohuwato, AKBP Agus Widodo, SH, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Adek Dermawan,SH,SIK ketika diwawancarai di ruang kerjanya Kamis (13/06/2019) mengatakan, dalam kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut, Kiran Haras meninggal dunia saat dilarikan ke RSUD Bumi Panua, sedangkan Hamzah Olii mengalami luka ringan dan sementara dalam perawatan tim medis rumah sakit.

“Hamzah Olii mengalami luka lecet pada bagian wajah dan sempat dirawat di Puskesmas Lemito. Sedangkan Kiran Haras mengalami benturan pada bagian kepala dan masih sempat dirawat di Puskesmas Lemito pula. Namun ketika dirujuk ke RSUD Bumi Panua, Kiran meninggal dunia. Saat ini kami pun telah mengamankan barang bukti berupa mobil dan motor serta masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Alumnus Akpol 2010 ini. (*/Red)

Pos terkait