Ketua DPRD Boltim Kritisi Penerapan Pembatasan Aktifitas Sosial

  • Whatsapp
Ketua-DPRD-Boltim-Fuad-Landjar-SH
Ketua DPRD Boltim, Fuad S. Landjar, SH. (Ist)

Tutuyan, PilarAktual.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Fuad Landjar mengkritisi penerapan pembatasan aktifitas sosial di Kabupaten Boltim.

Menurutnya, ketika status warga yang terjangkit di daerah tetangga seperti Manado dan Kota Kotamobagu bertambah, Boltim harusnya lebih ketat lagi tingkat kewaspadaan.

Bacaan Lainnya

“Ini malahan makin longgar menurut amatan saya. Warga jadi bebas berkeliaran siang malam di jalanan, aktifitas di pasar dan toko tetap seperti biasa. ASN (Aparatur Sipil Negara-red) luar daerah boleh keluar masuk perbatasan dengan bebas,” tegas Fuad.

Apalagi ketika Bupati Boltim Sehan Landjar, mengeluarkan kebijakan pemberian stimulan sembako bagi puluhan ribu kepala keluarga (KK) akibat pembatasan sosial, untuk warga yang menahan diri di rumah saja, justru semakin meningkat aktifitas warga.

Pos terkait