TERNATE, PilarAktual.com – Untuk mendorong roda perekonomian di tengah pandemi Covid-19, Universitas Terbuka (UT) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) menggelar Pengembangan Kapasitas Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang dipusatkan di Kelurahan Tongole Kota Ternate Provinsi Maluku Utara.

Dalam program PkM tersebut, pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) atau kelompok Usaha bersama (KUBE) Tabadiku Tongole menjadi kelompok sasaran dan diketuai Muhbir Umasugi sebagai ketua tim yang beranggotakan 3 dosen dari UPBJJ-UT Ternate yakni Anfas, Lisda Ariani Simabur dan Muhammad Darsan Hi. Adam.

Ketua team PkM UPBJJ-UT TernateMohbir Umasugi melalui siaran pers yang diterima media ini Selasa (28/07/2020) mengatakan, PkM UT merupakan salah satu amanah Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan setiap tahun berjalan, sehingga di tahun ini meski kondisi pandemi Covid-19 pihaknya tetap melakukannya dengan mengikuti protokol kesehatan.

Baca Juga :   Bupati Batubara Buka MTQ Tingkat Kecamatan

“Pelaksanaan PkM tahun ini kita memilih pengembangan terhadap pelaku usaha karena sudah memasuki 7 bulan situasi Darurat Corona diberlakukan dan menuai dampak yang cukup signifikan pada roda perekonomian, makanya dengan pelaksanaan PkM ini diharapkan menjadi role model bagi para pengrajin kerajinan bambu tutul yang ada di Kelurahan Tongole,” katanya

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan PkM ini terdapat 3 tahapan antaralain tahap yang pertama dimulai dengan tahapan penyadaran kepada kelompok sasaran yakni Kelompok Usaha bersama (KUBE) Tabadiku Tongole.

“Tahapan ini dianggap penting karena memberikan dampak kejutan agar kelompok sasaran menyadari betapa besar potensi yang mereka miliki dan perlu dikelola secara maksimal,” tandasnya

Tahapan yang kedua kata Mohbir, Pemberdayaan kelompok sasaran, karena tujuan utama pemberdayaannya agar seluruh anggota kelompok memiliki sumberdaya yang unggul, pengetahuan yang baik akan kerajinan yang ditekuni.

Baca Juga :   Bully Pasien Covid-19, Kapolres Minsel : Kami Akan Proses Secara Hukum

“Tahapan yang ketiga yaitu tahapan Pengembangan Kapasitas, tahapan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pembuatan kerajinan dalam pemanfaatan bambu tutul sebagai kerajinan yang memiliki has serta nilai jual yang diproyeksi menjadi oleh-oleh khas Kota Ternate,” katanya

Senada dengan itu, salah satu Anggota PkM UPBJJ-UT Muhammad Darsan Hi. Adam menambahkan, sebagai wujud kongkret pelaksanaan tahapan PkM yang di canangkan, kelompok sasaran diberikan bantuan berupa alat kebutuhan dari kelompok sasaran.

“Kami memberikan peralatan yang dibutuhkan oleh kelompok sasaran seperti sengsor untuk memotong bambu, kompresor untuk pengecetan, dan skaf strom untuk memuluskan hasil kerajinan,” tandasnya

Ia menuturkan, Setelah pelaksanaan PkM, pihaknya akan melakukan Iuran Jurnal untuk diseminarkan di Kampus Pusat Universitas Terbuka di Jakarta

Baca Juga :   Bupati Batu Bara Ajak Danlantamal Bantu Nelayan Tradisional

“Setelah pelaksanaan PkM ini akan ada luaran Jurnal yang nantinya kami seminarkan di kampus pusat Universitas Terbuka di Jakarta dan membawa prodak kerajinan dari kelompok sasaran PkM.” Tuturnya

Sementara itu, kelompok Tabadiku Tongole yang diwakili Lurah Tongole Samsyul M. A Kadir, SH selaku Lurah Tongole menyambut baik dan berterimakasih kepada team PkM dari Universitas Terbuka cabang Ternate.

“Kami mengapresiasi dan berterimakasih telah memilih pelaku UMKM yang ada di Kelurahan Tongole sebagai sasaran dari pelaksanaan PkM Universitas Terbuka ditahun 2020 ini,” singkatnya (Tam/Red)