Kadikbud Malut Sampaikan, Ini Syarat Untuk Menduduki Jabatan Kepsek

  • Whatsapp

LABUHA, PilarAktual.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara menyampaikan sala satu persyaratan untuk menduduki jabatan kepala Sekola (Kepsek), harus memiliki Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS).

“Maka kita harus cermati dan pahami secara bersama, karena di Maluku Utara memeliki 400 lebih sekolah, tapi yang memiliki Nuks baru hanya sebagian,” Ucap Kadikbud Malut Imam Mahdi saat kepada sejumlah wartawan di halaman Sekolah SMA Negeri 1 Labuha, Saptu (18/09/2021).

Bacaan Lainnya

Dijelaskan Imam, terkait masalah Nuks ini bukan hanya pada Dinas, tetapi mereka harus mengikuti Diklat agar mendapatkan Nuks.

“Nah inikan sampai saat ini belum terselenggara, karena kita harus kerjasama dengan pemerintah pusat untuk mengikuti Diklat,” Jelas dia.

Dikatakan imam, Saat ini masih banyak Kepala-kepala sekolah yang belum memiliki Nuks. Tetapi bisa menduduki jabatan kepala sekolah.

“Karena yang baru memiliki Nuks tidak sebanding dengan sekolah-sekolah yang ada,” Katanya.

Selain itu sambung Imam, kemudian orang yang sudah memiliki Nuks, belum tentu dia itu merenuks. Pertama dia memiliki kriteria tersendiri yang nantinya akan merebe pada efek-efek yang kuras bagus, itu yang kemudian kita tidak bisa ekspos ke pablic.

“Kalau suda memiliki Nuks, tetapi kita tidak bisa dingkat sebagai kepsek, itu karena ada sesuatu dan lain hal, maka kita harus butuh kepala sekolah yang bisa membuat mutu pendidikan yang lebih bagus dan berkembang,” Ujarnya.

langka ini dilakukan oleh Dikbud Malut, Lanjut imam, dalam rangka untuk mengantisipasi jangan sampai orang-orang tersebut, nanti membuat masalah di sekolah.

“Kita harus mengantisipasi, jangan dikemudian hari mala buat masalah lain di sekolah,” Cetusnya.

Olenya itu lanjut dia (red-imam), Perlu saya tekankan disini bahwa, pemilihan kepala sekolah itu ada prosedur dan mekanismenya.

“Ingat pemilihan kepsek itu ada mekanismenya, karena itu bukan pemilihan kepala desa,” Tandasnya.

Dia menuturkan, Untuk total jumlah kepala sekolah yang belum memiliki Nuks, sampai saat ini pihaknya belum mengkafer data-data.

“Total keseluruhan kepsek yang belum memiliki Nuks, pihaknya nanti kordinasikan dengan bidang GTK” Pungkasnya. (Red)