PilarAktual.com Cilacap Jateng.
Danramil 09/Kawunganten dalam hal ini diwakili Babinsa Bantarsari Serma Suwarno menyampaikan rasa bangga karena seluruh ormas dan masyarakat Kecamatan Bantarsari yang sudah cukup dewasa dan sadar dalam menyikapi perkembangan situasi akhir-akhir ini, khususnya terkait demo yang terjadi di beberapa wilayah NKRI.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri Deklarasi Anti Anarkis Dan Unjuk Rasa Jalanan Forkopimcam dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan akademisi serta LSM/Ormas di wilayah Kecamatan Bantarsari bertempat di Pendopo Kantor Kecamatan Bantarsari, Kamis (22/10/2020).

“Puji syukur masyarakat dan seluruh ormas cukup dewasa menyikapi permasalahan demo terkait UU Cipta Kerja”, ucapnya.

Menurutnya, semua orang mempunyai pandangan yang berbeda-beda dalam menyikapi sebuah permasalahan, akan tetapi perbedaan tersebut tidak harus disampaikan dengan cara anarkis tapi sampai perbedaan tersebut dengan cara yang baik dan damai.

Baca Juga :   Bupati Batubara Dan Kodim 0208/ Asahan Tanda Tangani Berita Acara Pelaksanaan TMMD

Dewasalah dalam menyikapi berita (Hoax) apalagi di jaman sekarang jamannya HP android, sehingga setiap permasalahan selalu bisa diberitakan di media sosial untuk itu jangan sampai kita ikut larut di dalamnya karena akan berisiko berurusan dengan hukum.

“Mari kita ciptakan kedamaian di wilayah Kecamatan Bantarsari umunya wilayah NKRI”, tegasnya.

Sebelumnya Camat Bantarsari Drs. Hari Winarno, M. Si dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi serta merasa bangga atas kontribusi seluruh ormas dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan memelihara iklim kondisifitas di wilayah Kecamatan Bantarsari, tentunya sesuai perannya masing-masing.

Pandemi masih berlangsung, bahkan Cilacap rengkinh tertinggi positif Covid-19 di provinsi Jawa tengah sehingga kedepan kegiatan pengumpulan masa ditunda sampai batas waktu yang telah ditentukan.

Baca Juga :   Kegiatan Satgas TMMD Ke 109 Kodim 0208/AS Berjalan Maksimal Sesuai Jadwal

“Alhamdulillah wilayah Kecamatan Bantarsari yang awalnya zero Covid-19 dan baru Minggu lalu pecah telor positif 1 dan dari 11 warga yang di swab termasuk keluarga yang bersangkutan dinyatakan negatif, semoga yang positif Covid-19 diberikan kesembuhan”, ungkapnya.

Kemudian terkait dengan kegiatan demontrasi, dirinya juga mengucapkan terimakasih karena tidak ada satupun warga Bantarsari yang ikut demo di Jakarta maupun tempat lain.

“Mari kita jg Wil bantarsari agar senantiasa terjaga dalam sit kondusif aman dan nyaman.
Nanti kita tanda tangani bersama anarkis”, pungkasnya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimcam Bantarsari, Kepala UPTD beserta Koordinator wilayah se Kecamatan Bantarsari, Para Kades, Perwakilan Tokoh agama, Tokoh masyarakat, Akademisi dan Ormas Banser serta Pemuda Pancasila.

Baca Juga :   WNA Terus Berdatangan, Sekertaris KNPI Halsel Angkat Bicara

Kegiatan diakhiri pernyataan sikap di sampaikan oleh ketua MWCNU Bantarsari ditutup dengan penandatanganan nota kesepakatan.

#(Sugeng.S/09)