TERNATE, PilarAktual.com – Lembaga pengawasan dan Pemberantasan (LPP) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Provinsi Maluku Utara. Selasa (28/07/2020) Resmi Melaporkan Direktur Utama PT. Saritehnik Canggih Perkasa atas dugaan Korupsi dan Mark-up Proyek Pembangunan Saluran Pirimer D. I Wayamli ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut,

Ketua LPP Tipikor Maluku Utara , Zainal Ilyas melalui siaran pers yang diterima media ini mengatakan, pihaknya melaporkan CO Supplier dan Kontraktor pembangunan Saluran Primer D.I Wayamli, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) lantaran dinilai ada indikasi melakukan perbuatan tindak pidana atas pekerjaan tersebut.

” Didugaan dan indikasi kuat melakukan tindakan korupsi, dimana ada berbedaan pekerjaan yang nilai dan pagu anggran kontrak yang diterima senilai Rp. 22.126.000.000 sedangkan nilai kontrak pekerjaannya hanya senilai 22.999.876.000,” katanya.

Baca Juga :   Lantik Eselon ll, Zahir Minta Pejabat Hafal Visi Misi Bupati

Ia juga menuturkan, adanya perbedaan nilai Anggaran tersebut merupakan petunjuk awal ada indikasi dan dugaan terjadi prakter Mafia Proyek berupa Mark-up Anggaran proyek.

“Jadi ada perbedaan angka yang nilainya mendekati Miliaran yaitu Rp. 873.876.000, ini sudah nyata atau sengaja dibuat Mark up,” tandasnya

Selain itu kata Zainal, pihaknya juga meragukan kwalitas dan mutu pekerjaan yang sesuai dengan spesifikasi atau standar nasional infrastruktur sebagaimana yang tertera sesuai kontrak.

“Kami berharap pihak Kejati Malut untuk mengusut tuntas dugaan kasus yang sudah kami laporkan ini,” ujarnya

Terpisah, Kepala Kejati Malut Erryl Prima Putra Agoes melalui Juru Bicaranya Richard Sinaga saat dikonfirmasi media ini membenarkan adanya laporan dari LPP Tipikor Malut.

Baca Juga :   Kapolres Batu Bara Beri Paket Sembako Kepada Tukang Becak

“Laporan itu di terima langsung Asisten Bidang Pidana Khusus (Aspidsus) Muh. Irwan Datuiding dan di dampingi Kasidik,” singkatnya. (Tam/Red)