Berjuang Untuk Organisasi Dalam Bingkai Pergerakan

  • Whatsapp

Opini, PilarAktul.com – Ini adalah sebuah potret FIKSI tentang organisasi dan sebuah pergerakan yang di isi oleh orang orang terpelajar, terdidik dan banyak orang hebat dilahirkan.

Dari rahim organisasi pergerakan inilah saya dilahirkan ditempa dan di kader.

Tentang perlawanan dan perjuangan.
Tentang menyuarakan aspirasi rakyat lewat jalanan dan pemikiran. Tentang semangat pantang menyerah. Tentang mana salah. Mana benar. Tentang idralisme dan pragmatisme. Tentang loyalitas dan royalitas. Tentang perbedaan dan persamaan. Tentang persaudaraan dan penghianatan. Tentang nilai dan moral.

Namun potret fiksi itu kembali muncul ketika sekelompok rombongan yang mengaku terpelajar menjadi liar tak terkendali.

Menabrak aturan hukum. Memporak porandakan fondasi pergerakan menjadi pelacur murahan. Entah karena tendensi kekuasaan atau karena “post power syndrom”. Entah karena instruksi atau keinginan berkuasa.

Kami yang berdiri mengingatkan di tuduh biang gaduh dan penghianatan organisasi? Kami yang bersuara tentang nilai dan moral berusaha dibungkam oleh pendahulu kami..

Mungkin ini adalah potret INDONESIA yang akan datang. Masihkah kita punya panutan nilai moral dan kebenaran? Masihkah kita berani menyebut barisan kita sebagai iron stok, sosial control.

Direktori of change dan bahkan gerakan yang kita bangun sebagai “moral face”? Potret politik tendensi kekuasaan yang menghalalkan segala cara.

Kami yakin mereka yang saat ini meminpin dan berkuasa karena menghalalkan segala cara akan mati dan tenggelam dengan penuh kehinaan. Mereka akan mati tanpa nama dan caci maki. Mereka akan ditulis dalam tinda hitam organisasi.

Bacaan Lainnya
Penulis: Aliy (Mahasiswa STKIP SITUBONDO)

Pos terkait