BATU BARA, PilarAktual.com – Anggota dewan kehormatan PWI pusat mengatakan bahwa seorang wartawan yang menulis harus bisa menjadi pembaca yang baik.

Demikian disampaikan Asro Kamal Rokan pada saat memberikan bekal awal dalam pelaksanaan uji kompetensi wartawan (UKW) angkatan ke XXXI tahun 2020 di Rumah dinas Bupati Komplek perumahan PT Inalum, Kecamatan Seisuka, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Sabtu (14/11/2020)

” Seorang wartawan adalah intelektual, kita harus punya latar belakang, mengerti soal sastra, kita harus mengenal novel novel besar, kita pembaca dan kita juga menulis jangan seperti jadi tip recorder, rekam dan catat, tidak bisa seperti itu, “tegas Asro.

Alumni SMP di Limapuluh ini juga mengatakan, Seorang wartawan harus mematuhi kode etik jurnalistik dan perilaku yang baik kepada nara sumber. Ia juga menambahkan bahwa posisi seorang wartawan tidak dibenarkan menjadi tim sukses, karena menurutnya, merupakan pelanggaran di PWI.

Baca Juga :   Wakil Bupati Batubara Dorong Petani Pisang Berwirausaha

“Wartawan yang menjadi tim sukses harus keluar dari pengurus PWI, “ungkap pria yang sering dibawa pada saat presiden SBY menjabat.

Sebelumnya, Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari menyampaikan bahwa wartawan itu perlu organisasi dan bebas memilih organisasi. Selain itu, salah satu syaratnya wartawan sudah mendapatkan sertifikasi kompetensi.

“Gunanya organisasi memberikan pelatihan dan pendidikan kalau ada masalah diluar ada pembelaan,” tutur nya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota dewan kehormatan PWI pusat, Asro Kamal Rokan, Bupati Batubara Ir H Zahir MAP, Ketua Kadin Batubara, OK Faisal, Ketua PWI Pusat Atal S Depari, Ketua PWI Sumut, Hermandjah, Ketua PWI Batubara, Alpian, beserta peserta UKW. (HSR)

Baca Juga :   Peduli Kebersihan Polda Malut Gandeng Pers Hukrim Gelar Bakti Sosial